Audiensi REFORMATI, DPRD Kalteng Siap Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – DPRD Kalimantan Tengah menerima audiensi Aliansi Reformasi Militer Indonesia (REFORMATI) dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Palangka Raya. Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait reformasi peradilan militer hingga penguatan supremasi sipil.

Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi massa yang berlangsung pada 2 April lalu di Palangka Raya.

Dalam forum itu, aliansi menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya reformasi peradilan militer, penolakan terhadap impunitas, serta penguatan supremasi sipil dalam sistem demokrasi. Audiensi ini digelar di Gedung Pertemuan DPRD Kalteng, Selasa (14/4).

Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong menyampaikan, pihaknya mengapresiasi langkah aliansi yang menyampaikan aspirasi melalui jalur dialog.

Ia menyebut, DPRD memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Hadiri Munas ADPSI-ASDPSI, Bahas Penguatan Peran Legislatif Daerah

“Kami menerima dan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Ini akan kami teruskan agar menjadi perhatian serius bagi pemangku kebijakan,” ujarnya.

Arton menegaskan, DPRD Kalteng berkomitmen mendorong transparansi dan keadilan dalam setiap proses hukum, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat sipil.

Electronic money exchangers listing

Kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui keseriusan institusi negara dalam menegakkan hukum secara adil.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aliansi REFORMATI, Naomi Artika Simamora menegaskan, audiensi tersebut bukanlah akhir dari perjuangan mereka.

Pihaknya, akan terus mengawal setiap komitmen yang disampaikan dalam forum tersebut.

“Kami ingin ada perubahan nyata, bukan hanya sekadar dialog. Semua tuntutan harus benar-benar ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Naomi bersama mahasiswa lain, cukup tegas dan keras menyuarakan tuntutan agar memperoleh hasil yang jelas.

Baca Juga :  Prihatin! Tercatat 117 di Pelosok Kalteng Berlum Teraliri Listrik

Meskipun situasi sempat memanas pada beberapa waktu dari perdebatan itu, seluruh pihak pada akhirnya sepakat menerima dan menunggu hasil lanjutan, khususnya dari Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin menerima tuntutan hasil dari Audiensi Aliansi REFORMATI.

Hadir dalam audiensi Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo bersama dengan Pj Sekda Kalteng, dr Linae Victoria Aden, Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong, didampingi unsur pimpinan DPRD Kalteng Wakil Ketua I,II dan III DPRD Kalteng, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dan Kapolda Kalteng, Irjen. Pol. Iwan Kurniawan. (afa/kpg)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – DPRD Kalimantan Tengah menerima audiensi Aliansi Reformasi Militer Indonesia (REFORMATI) dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Palangka Raya. Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait reformasi peradilan militer hingga penguatan supremasi sipil.

Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi massa yang berlangsung pada 2 April lalu di Palangka Raya.

Dalam forum itu, aliansi menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya reformasi peradilan militer, penolakan terhadap impunitas, serta penguatan supremasi sipil dalam sistem demokrasi. Audiensi ini digelar di Gedung Pertemuan DPRD Kalteng, Selasa (14/4).

Electronic money exchangers listing

Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong menyampaikan, pihaknya mengapresiasi langkah aliansi yang menyampaikan aspirasi melalui jalur dialog.

Ia menyebut, DPRD memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Hadiri Munas ADPSI-ASDPSI, Bahas Penguatan Peran Legislatif Daerah

“Kami menerima dan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan. Ini akan kami teruskan agar menjadi perhatian serius bagi pemangku kebijakan,” ujarnya.

Arton menegaskan, DPRD Kalteng berkomitmen mendorong transparansi dan keadilan dalam setiap proses hukum, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat sipil.

Kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui keseriusan institusi negara dalam menegakkan hukum secara adil.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aliansi REFORMATI, Naomi Artika Simamora menegaskan, audiensi tersebut bukanlah akhir dari perjuangan mereka.

Pihaknya, akan terus mengawal setiap komitmen yang disampaikan dalam forum tersebut.

“Kami ingin ada perubahan nyata, bukan hanya sekadar dialog. Semua tuntutan harus benar-benar ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Naomi bersama mahasiswa lain, cukup tegas dan keras menyuarakan tuntutan agar memperoleh hasil yang jelas.

Baca Juga :  Prihatin! Tercatat 117 di Pelosok Kalteng Berlum Teraliri Listrik

Meskipun situasi sempat memanas pada beberapa waktu dari perdebatan itu, seluruh pihak pada akhirnya sepakat menerima dan menunggu hasil lanjutan, khususnya dari Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin menerima tuntutan hasil dari Audiensi Aliansi REFORMATI.

Hadir dalam audiensi Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo bersama dengan Pj Sekda Kalteng, dr Linae Victoria Aden, Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong, didampingi unsur pimpinan DPRD Kalteng Wakil Ketua I,II dan III DPRD Kalteng, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, dan Kapolda Kalteng, Irjen. Pol. Iwan Kurniawan. (afa/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru