Dana Desa Menyusut, Warga Hiang Bana Usulkan Infrastruktur hingga Internet

KATINGAN, PROKALTENG.CO Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan di Desa Hiang Bana, Kabupaten Katingan.

Kegiatan yang berlangsung di rumah kepala desa setempat ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait infrastruktur dan layanan dasar.

Faridawaty menyampaikan bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak hingga ke daerah, baik di tingkat provinsi maupun desa. Hal ini menyebabkan sejumlah program pembangunan belum dapat dilaksanakan secara optimal.

“Efisiensi anggaran dari pusat sangat berpengaruh, sehingga banyak pembangunan infrastruktur yang belum bisa direalisasikan atau diselesaikan saat ini,” ujarnya.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng ini juga mengungkapkan bahwa Dana Desa yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 miliar kini mengalami penurunan menjadi sekitar Rp250 juta per desa. Kondisi tersebut membuat sebagian anggaran pembangunan harus dialihkan ke sektor kesehatan.

Baca Juga :  Pj Bupati Wilayah DAS Barito Diminta Lanjutan Pembangunan yang Berjalan

“Dengan berkurangnya Dana Desa, sebagian anggaran pembangunan infrastruktur terpaksa dialihkan untuk kebutuhan kesehatan,” jelasnya.

Dalam sesi dialog, berbagai usulan disampaikan masyarakat. Di antaranya penimbunan area makam yang rawan banjir, penyediaan air bersih, rehabilitasi rumah ibadah lintas agama, hingga penerangan jalan umum.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan dan peningkatan jalan di beberapa titik, pembangunan jembatan yang masih berbahan kayu, serta pembangunan gorong-gorong sebagai penghubung jalan antarwilayah.

Aspirasi lainnya mencakup kebutuhan tiang listrik permanen di sejumlah RT, penyediaan jaringan internet atau wifi, serta pengadaan sarana pendukung kegiatan keagamaan seperti sound system dan tenda.

Warga juga menyoroti pentingnya pembaruan data kemiskinan agar lebih akurat, mengingat masih ditemukan data warga yang telah meninggal namun masih tercatat sebagai penerima manfaat.

Baca Juga :  PDI-P Kalteng Usulkan PAW untuk Wiyatno dan Alfian Mawardi

Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan ini akan kami catat dan perjuangkan agar bisa direalisasikan secara bertahap,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kalteng.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang merata.

“Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan prioritas warga bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” tambahnya.(hfz)

KATINGAN, PROKALTENG.CO Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan di Desa Hiang Bana, Kabupaten Katingan.

Kegiatan yang berlangsung di rumah kepala desa setempat ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait infrastruktur dan layanan dasar.

Faridawaty menyampaikan bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak hingga ke daerah, baik di tingkat provinsi maupun desa. Hal ini menyebabkan sejumlah program pembangunan belum dapat dilaksanakan secara optimal.

Electronic money exchangers listing

“Efisiensi anggaran dari pusat sangat berpengaruh, sehingga banyak pembangunan infrastruktur yang belum bisa direalisasikan atau diselesaikan saat ini,” ujarnya.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng ini juga mengungkapkan bahwa Dana Desa yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 miliar kini mengalami penurunan menjadi sekitar Rp250 juta per desa. Kondisi tersebut membuat sebagian anggaran pembangunan harus dialihkan ke sektor kesehatan.

Baca Juga :  Pj Bupati Wilayah DAS Barito Diminta Lanjutan Pembangunan yang Berjalan

“Dengan berkurangnya Dana Desa, sebagian anggaran pembangunan infrastruktur terpaksa dialihkan untuk kebutuhan kesehatan,” jelasnya.

Dalam sesi dialog, berbagai usulan disampaikan masyarakat. Di antaranya penimbunan area makam yang rawan banjir, penyediaan air bersih, rehabilitasi rumah ibadah lintas agama, hingga penerangan jalan umum.

Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan dan peningkatan jalan di beberapa titik, pembangunan jembatan yang masih berbahan kayu, serta pembangunan gorong-gorong sebagai penghubung jalan antarwilayah.

Aspirasi lainnya mencakup kebutuhan tiang listrik permanen di sejumlah RT, penyediaan jaringan internet atau wifi, serta pengadaan sarana pendukung kegiatan keagamaan seperti sound system dan tenda.

Warga juga menyoroti pentingnya pembaruan data kemiskinan agar lebih akurat, mengingat masih ditemukan data warga yang telah meninggal namun masih tercatat sebagai penerima manfaat.

Baca Juga :  PDI-P Kalteng Usulkan PAW untuk Wiyatno dan Alfian Mawardi

Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan ini akan kami catat dan perjuangkan agar bisa direalisasikan secara bertahap,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kalteng.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang merata.

“Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan prioritas warga bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” tambahnya.(hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru