27.3 C
Jakarta
Monday, March 4, 2024

Harga Gas Subsidi 3 Kg Masih di Atas HET

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Achmad Rasyid mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng agar tak membiarkan harga gas elpiji 3 kilogram dijual melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kita minta instansi terkait serius dalam menangani masalah ini, instansi terkait yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng jangan dibiarkan begitu saja, kalau ada kasus cepat ditangani,” ujarnya di Kantor DPRD Kalteng, Kamis (4/5).

Menurut Legislator dari fraksi Partai Gerindra, permasalahan harga gas elpiji 3 kilogram yang melampaui HET merupakan masalah klasik dan kejadian tersebut berulang-ulang seperti tanpa ada solusi.

Baca Juga :  Warga Jenamas Dambakan Jalan Tembus Keluar Kecamatan

Oleh karena itu, ia meminta agar dinas terkait diminta untuk meneliti terkait permasalahan gas elpiji yang harganya melambung di atas HET, sehingga kejadian tersebut tak terulang-ulang,

“Jadi pemerintah harus mencari tahu apa sih masalahnya. Apakah ada agen atau distributor yang nakal melakukan penimbunan dan segala macam. Apakah memang itu karena pendistribusiannya kurang lancar dan lain segala macam itu yang harus dicari tahu,” imbuhnya.

Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya mengaku berencana untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak yang mempunyai kewenangan terkait harga gas elpiji melon tersebut.

“Kita tidak ingin masalah itu tidak tuntas, harus dituntaskan masalah. Sehingga kemudian harinya tidak terulang lagi masalahnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Tidak Menerima Kunker dari Instansi Manapun Luar Kalteng

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Achmad Rasyid mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng agar tak membiarkan harga gas elpiji 3 kilogram dijual melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kita minta instansi terkait serius dalam menangani masalah ini, instansi terkait yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng jangan dibiarkan begitu saja, kalau ada kasus cepat ditangani,” ujarnya di Kantor DPRD Kalteng, Kamis (4/5).

Menurut Legislator dari fraksi Partai Gerindra, permasalahan harga gas elpiji 3 kilogram yang melampaui HET merupakan masalah klasik dan kejadian tersebut berulang-ulang seperti tanpa ada solusi.

Baca Juga :  Warga Jenamas Dambakan Jalan Tembus Keluar Kecamatan

Oleh karena itu, ia meminta agar dinas terkait diminta untuk meneliti terkait permasalahan gas elpiji yang harganya melambung di atas HET, sehingga kejadian tersebut tak terulang-ulang,

“Jadi pemerintah harus mencari tahu apa sih masalahnya. Apakah ada agen atau distributor yang nakal melakukan penimbunan dan segala macam. Apakah memang itu karena pendistribusiannya kurang lancar dan lain segala macam itu yang harus dicari tahu,” imbuhnya.

Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung Raya mengaku berencana untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak yang mempunyai kewenangan terkait harga gas elpiji melon tersebut.

“Kita tidak ingin masalah itu tidak tuntas, harus dituntaskan masalah. Sehingga kemudian harinya tidak terulang lagi masalahnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Tidak Menerima Kunker dari Instansi Manapun Luar Kalteng

Terpopuler

Artikel Terbaru