PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kalteng Expo 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai bukan sekadar seremoni perayaan semata.
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi. Menegaskan bahwa perhelatan akbar tersebut merupakan investasi nyata bagi perekonomian rakyat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bumi Tambun Bungai.
“Ini bukan sekadar perayaan. Kalteng Expo adalah investasi nyata untuk kesejahteraan rakyat ekonomi bawah dan ajang memajukan daerah kita,” ujar Syaufwan Hadi, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, kegiatan expo berskala besar ini memiliki efek domino yang kuat dalam mendongkrak pendapatan daerah.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat secara langsung dari retribusi, pajak perhotelan, restoran, hingga sektor transportasi yang terdampak lonjakan pengunjung selama pameran berlangsung, ” tambahnya
Syaufwan menilai expo ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha lokal dengan investor dari luar daerah, membuka peluang kerja sama jangka panjang yang dapat memperkuat struktur ekonomi regional Kalimantan Tengah.
“Perputaran uang selama pameran secara langsung meningkatkan daya beli masyarakat dan menstabilkan pertumbuhan ekonomi makro daerah,” tambahnya.
Politisi DPRD Kota Palangka Raya itu juga menekankan bahwa UMKM bukan sekadar pelengkap dalam gelaran ini.
Menurutnya, pelaku usaha kecil justru menjadi jantung utama dari kesuksesan Kalteng Expo, mulai dari merepresentasikan produk unggulan daerah seperti kerajinan khas Dayak dan kuliner tradisional, hingga menciptakan opsi belanja terjangkau bagi masyarakat luas.
“Melalui expo ini, produk olahan UMKM mendapatkan panggung untuk dikenal di pasar yang lebih luas. Ini juga menyerap banyak pekerja lokal dalam proses produksi hingga pemasaran,” jelasnya.
Syaufwan turut mendorong penyediaan fasilitas penunjang bagi pelaku UMKM, antara lain stan gratis atau berbiaya murah, akses Wi-Fi gratis, dukungan QRIS untuk transaksi nontunai, klinik konsultasi branding produk, serta zona kuliner representatif yang dilengkapi pasokan air dan listrik yang memadai.
Sebagai anggota dewan, Syaufwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelaku usaha, dan masyarakat yang bersinergi menyukseskan expo HUT Kalteng ini.
Ia berharap kemeriahan Kalteng Expo 2026 tidak berhenti begitu saja saat penutupan. Pemerintah daerah, menurutnya, harus menindaklanjuti potensi kemitraan yang terbangun selama acara agar UMKM Kalteng bisa naik kelas secara berkelanjutan.
“Harapan saya, pemerintah daerah harus menindaklanjuti potensi kemitraan yang terbangun selama acara, sehingga UMKM Kalteng bisa terus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (her)


