Operasi Gabungan PKB di Palangka Raya Disorot DPRD, Puluhan Kendaraan Masih Nunggak Pajak

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Operasi gabungan penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya di Jalan Yos Sudarso menuai perhatian DPRD.

Kegiatan ini dinilai jadi langkah konkret mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menekan angka kendaraan yang menunggak pajak.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mengapresiasi langsung aksi penertiban tersebut.

Menurutnya, operasi PKB bukan sekadar penegakan aturan, tapi juga bentuk edukasi agar masyarakat makin sadar pentingnya bayar pajak kendaraan tepat waktu.

“Penertiban seperti ini sangat positif. Selain menegakkan aturan, juga jadi sarana edukasi agar masyarakat lebih taat membayar pajak kendaraan,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga :  Jangan Takut Donor Darah, Beta : Mari Kita Bantu PMI Menyiapkan Stok D

Noorkhalis menilai, masih ditemukannya puluhan kendaraan yang menunggak pajak menunjukkan kepatuhan masyarakat perlu terus ditingkatkan.

Karena itu, dia mendorong agar operasi serupa digelar rutin dan menyasar lebih banyak titik strategis di Kota Palangka Raya.

Electronic money exchangers listing

“Kalau dilakukan berkelanjutan, efek jeranya pasti terasa. Kesadaran wajib pajak juga ikut naik, dan ini penting untuk mengoptimalkan PAD kita,” katanya.

Selain penertiban, dia juga menyoroti pentingnya kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan. Akses yang mudah, menurutnya, akan sangat membantu meningkatkan kepatuhan masyarakat.

“Kami berharap pelayanan pembayaran pajak terus ditingkatkan, baik lewat digitalisasi maupun layanan langsung di lapangan, supaya masyarakat tidak kesulitan,” tambahnya.

Dia menegaskan, pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber penting pendapatan daerah yang hasilnya kembali ke masyarakat.

Baca Juga :  Banggar dan Banmus DPRD Kota Palangka Raya Studi Banding di Kalsel

“Ujungnya, pajak yang dibayar masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan kota, pelayanan publik, sampai program kesejahteraan,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Operasi gabungan penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya di Jalan Yos Sudarso menuai perhatian DPRD.

Kegiatan ini dinilai jadi langkah konkret mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menekan angka kendaraan yang menunggak pajak.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mengapresiasi langsung aksi penertiban tersebut.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, operasi PKB bukan sekadar penegakan aturan, tapi juga bentuk edukasi agar masyarakat makin sadar pentingnya bayar pajak kendaraan tepat waktu.

“Penertiban seperti ini sangat positif. Selain menegakkan aturan, juga jadi sarana edukasi agar masyarakat lebih taat membayar pajak kendaraan,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga :  Jangan Takut Donor Darah, Beta : Mari Kita Bantu PMI Menyiapkan Stok D

Noorkhalis menilai, masih ditemukannya puluhan kendaraan yang menunggak pajak menunjukkan kepatuhan masyarakat perlu terus ditingkatkan.

Karena itu, dia mendorong agar operasi serupa digelar rutin dan menyasar lebih banyak titik strategis di Kota Palangka Raya.

“Kalau dilakukan berkelanjutan, efek jeranya pasti terasa. Kesadaran wajib pajak juga ikut naik, dan ini penting untuk mengoptimalkan PAD kita,” katanya.

Selain penertiban, dia juga menyoroti pentingnya kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan. Akses yang mudah, menurutnya, akan sangat membantu meningkatkan kepatuhan masyarakat.

“Kami berharap pelayanan pembayaran pajak terus ditingkatkan, baik lewat digitalisasi maupun layanan langsung di lapangan, supaya masyarakat tidak kesulitan,” tambahnya.

Dia menegaskan, pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber penting pendapatan daerah yang hasilnya kembali ke masyarakat.

Baca Juga :  Banggar dan Banmus DPRD Kota Palangka Raya Studi Banding di Kalsel

“Ujungnya, pajak yang dibayar masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan kota, pelayanan publik, sampai program kesejahteraan,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru