28.4 C
Palangkaraya
Thursday, September 28, 2023

Tak Setuju Soal Kenaikan Harga BBM Subsidi, Wahid Beri Saran Ini

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO-Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf menanggapi keras soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah.

Dirinya mengingatkan soal dampak kenaikan BBM terhadap kenaikan bahan pokok. Dia mengaku sangat tidak sepakat terhadap kenaikan harga BBM jenis pertalite dan solar tersebut dengan alasan apapun.

“Termasuk alasan kenaikan untuk membantu subsidi ke masyarakat yang tidak mampu. Sampai sekarang saja bantuan apapun itu namanya masih belum tepat sasaran. Ditambah lagi kenaikan dengan berbagai alasan,” ujarnya, Senin (5/9).

Legislator dari fraksi Partai Golongan Karya ini, lebih menyarankan agar perlunya dilakukan pembenahan penyaluran bantuan terlebih dahulu, agar tepat sasaran sebelum diberlakukan kenaikan BBM tersebut.

Baca Juga :  Pemko Diminta Segera Siapkan Sarana dan Prasana Pengendalian Karhutla

“Dengan begitu, bahasa penyesuaian sangat tepat jika dijadikan alasan kenaikan. Ngomong-ngomong  sudah pas belum menjadi Anggota DPR RI? soalnya saya lihat sepi yang menolak kenaikan BBM. Padahal mereka dekat dengan pemerintah pusat,” tandasnya.






Reporter: Hfz

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO-Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf menanggapi keras soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah.

Dirinya mengingatkan soal dampak kenaikan BBM terhadap kenaikan bahan pokok. Dia mengaku sangat tidak sepakat terhadap kenaikan harga BBM jenis pertalite dan solar tersebut dengan alasan apapun.

“Termasuk alasan kenaikan untuk membantu subsidi ke masyarakat yang tidak mampu. Sampai sekarang saja bantuan apapun itu namanya masih belum tepat sasaran. Ditambah lagi kenaikan dengan berbagai alasan,” ujarnya, Senin (5/9).

Legislator dari fraksi Partai Golongan Karya ini, lebih menyarankan agar perlunya dilakukan pembenahan penyaluran bantuan terlebih dahulu, agar tepat sasaran sebelum diberlakukan kenaikan BBM tersebut.

Baca Juga :  Kelangkaan Elpiji Subsidi di Palangka Raya, Pemko Diminta Begini

“Dengan begitu, bahasa penyesuaian sangat tepat jika dijadikan alasan kenaikan. Ngomong-ngomong  sudah pas belum menjadi Anggota DPR RI? soalnya saya lihat sepi yang menolak kenaikan BBM. Padahal mereka dekat dengan pemerintah pusat,” tandasnya.






Reporter: Hfz

Terpopuler

Artikel Terbaru