PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bencana banjir yang terjadi di banyak kelurahan di Kota Palangka Raya selama ini, menjadi perhatian serius anggota DPRD setempat. Terlebih lagi, banjir yang terjadi dari tahun ke tahun semakin meningkat.
Persoalan banjir ini pun menjadi keluhan masyarakat yang disampaikan kepada para wakil rakyat dari Dapil II, ketika melakukan reses ke daerah pemilihan di Kelurahan Menteng dan Palangka.
“Sebagian besar masyarakat mengeluh sekaligus meminta agar penanganan dan pembenahan drainase sebagai upaya pencegahan banjir dan genangan air. Terutama di kawasan permukiman,” kata anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Dapil II, Noorkhalis Ridha, Jumat (3/12/2021).
Penanganan dan pembenahan infrastruktur pencegah banjir ini, lanjut Noorkhalis Ridha, sudah semestinya memang harus menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di Kota Palangka Raya.
“Karena kalau tidak dilakukan persiapan dan pembenahan dari sekarang, kita khawatirnya banjir bisa saja semakin besar dan meluas. Hal itu tentunya selain menyusahkan masyarakat yang terdampak, banyak fasilitas-fasilitas umum juga ikut terdampak,” beber dia.
Selain itu, warga juga mengeluhkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum di wilayah mereka akibat banjir yang terjadi beberapa waktu. “Pembenahan infrastruktur dan fasilitas umum yang terdampak banjir beberapa waktu yang lalu ini juga perlu perhatian segera,” timpal dia.
Di Kelurahan Palangka, setidaknya pada bencana banjir di pertengahan November kemarin telah berdampak pada 25 RT, 1.870 kepala keluarga, 5.610 jiwa dan 1.716 rumah. Selain itu ruas jalan Mendawai Induk, Jalan Mendawai I-VII, Jalan Anoi, Jalan Pelatuk dan Jalan Sakan I-VIII turut terendam air. Termasuk juga fasilitas umum seperti sekolah, jembatan dan rumah ibadah.