PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO โ Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari. Mendesak pemerintah kota dan aparat penegak hukum untuk segera menindak tegas pelaku penimbunan bahan pokok, yang menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga di pasaran.
Ia menilai praktik ini sangat merugikan masyarakat, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. Menurut Tantawi, tindakan penimbunan bukan hanya menghambat distribusi barang, tetapi juga melanggar hukum.
Oleh karena itu, ia meminta agar pihak berwenang bertindak cepat dan tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut. โTanpa pengawasan yang ketat, praktik serupa dapat terus terjadi dan merugikan konsumen,โ ucap Tantawi, Kamis (3/4/2025).
Tantawi juga mendorong Dinas Perdagangan Palangka Raya. Untuk meningkatkan pemantauan di pasar serta gudang penyimpanan bahan pokok. Ia mengingatkan bahwa distribusi yang lancar sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang.
Ia juga mengajak pemerintah kota untuk memastikan bahwa stok bahan pokok di Palangka Raya selalu mencukupi.
โDengan pasokan yang stabil, masyarakat tidak akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama dalam kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu,โ jelasnya.
Tak hanya itu, Legislator dari Fraksi Gerindra itu juga menekankan pentingnya regulasi yang lebih ketat. Terhadap para pedagang nakal yang mencoba memanipulasi harga. Ia berharap ada sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melakukan penimbunan, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
โLangkah-langkah ini harus segera diambil agar masyarakat tidak semakin terbebani oleh kenaikan harga akibat ulah segelintir pihak yang hanya mencari keuntungan pribadi,โ tutupnya. (ndo)