PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya mendorong Pemko segera merevitalisasi Pasar Datuh Manuah menjadi pusat ekonomi kreatif untuk mendongkrak perekonomian 2026. Aset daerah yang selama ini sepi, termasuk ruko dan pasar tradisional, dinilai harus dihidupkan agar memberi kontribusi nyata bagi PAD.
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menegaskan langkah penataan aset tidak bisa ditunda. Menurutnya, optimalisasi pasar dan ruko kosong menjadi kunci menggerakkan sektor ekonomi tanpa harus bergantung pada sumber daya alam.
“Untuk mendongkrak perekonomian kota pada 2026, Pemko harus segera merevitalisasi aset, mulai dari ruko kosong hingga pasar tradisional,” katanya, Jumat (1/5/2026).
Ia menyoroti Pasar Datuh Manuah sebagai prioritas utama. DPRD mendukung rencana Pemko di awal 2026 untuk menata ulang kawasan tersebut agar kembali produktif.
“Pasar Datuh Manuah punya potensi besar. Kami dukung penuh jika disulap jadi pusat ekonomi baru yang melibatkan pelaku UMKM dan kreator konten. Jangan biarkan aset miliaran rupiah mati suri,” tegasnya.
Selain itu, pembenahan Pasar Kahayan juga didorong segera rampung, terutama infrastruktur dan sistem drainase yang sebelumnya sudah ditinjau Wali Kota.
DPRD turut menyoroti deretan ruko milik pemerintah yang masih minim penyewa. Pemko diminta melakukan pembenahan menyeluruh dan menawarkan skema sewa yang lebih menarik.
“Ruko-ruko yang sepi itu dibenahi, dibersihkan, lalu ditawarkan dengan sistem sewa yang menarik. Aset daerah harus hidup dan menghasilkan nilai ekonomis,” pungkasnya. (her)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya mendorong Pemko segera merevitalisasi Pasar Datuh Manuah menjadi pusat ekonomi kreatif untuk mendongkrak perekonomian 2026. Aset daerah yang selama ini sepi, termasuk ruko dan pasar tradisional, dinilai harus dihidupkan agar memberi kontribusi nyata bagi PAD.
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menegaskan langkah penataan aset tidak bisa ditunda. Menurutnya, optimalisasi pasar dan ruko kosong menjadi kunci menggerakkan sektor ekonomi tanpa harus bergantung pada sumber daya alam.
“Untuk mendongkrak perekonomian kota pada 2026, Pemko harus segera merevitalisasi aset, mulai dari ruko kosong hingga pasar tradisional,” katanya, Jumat (1/5/2026).
Ia menyoroti Pasar Datuh Manuah sebagai prioritas utama. DPRD mendukung rencana Pemko di awal 2026 untuk menata ulang kawasan tersebut agar kembali produktif.
“Pasar Datuh Manuah punya potensi besar. Kami dukung penuh jika disulap jadi pusat ekonomi baru yang melibatkan pelaku UMKM dan kreator konten. Jangan biarkan aset miliaran rupiah mati suri,” tegasnya.
Selain itu, pembenahan Pasar Kahayan juga didorong segera rampung, terutama infrastruktur dan sistem drainase yang sebelumnya sudah ditinjau Wali Kota.
DPRD turut menyoroti deretan ruko milik pemerintah yang masih minim penyewa. Pemko diminta melakukan pembenahan menyeluruh dan menawarkan skema sewa yang lebih menarik.
“Ruko-ruko yang sepi itu dibenahi, dibersihkan, lalu ditawarkan dengan sistem sewa yang menarik. Aset daerah harus hidup dan menghasilkan nilai ekonomis,” pungkasnya. (her)