25.1 C
Jakarta
Wednesday, January 14, 2026

Lita Ajak Warga Menjaga Kesehatan saat Musim Pancaroba

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Memasuki musim pancaroba, berbagai potensi risiko dapat terjadi. Mulai dari menurunnya kondisi kesehatan masyarakat, meningkatnya ancaman penyakit, cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang. Bahkan merebaknya penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD). Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta kesehatan diri agar tetap bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Di Kabupaten Murung Raya sendiri misalnya, hujan mulai turun sejak beberapa bulan terakhir meski dengan intensitas ringan. Namun, memasuki bulan September tahun lalu, curah hujan dilaporkan semakin sering terjadi dan mulai merata di sejumlah wilayah.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan disiplin menjaga kebersihan lingkungan serta kesehatan tubuh. Ia menegaskan bahwa musim pancaroba memiliki banyak potensi risiko jika tidak diantisipasi dengan baik.

Baca Juga :  Akses Infrastruktur yang Memadai Mendorong Produktivitas Masyarakat

“Di saat pancaroba seperti sekarang ini, memang rawan terjadi berbagai hal. Mulai dari banjir, kondisi tubuh yang mudah terserang penyakit akibat cuaca tidak menentu, hingga lingkungan yang jika tidak dijaga bisa menjadi sarang nyamuk,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, meski pancaroba merupakan fenomena alam yang rutin terjadi, namun dampaknya bisa menjadi serius apabila masyarakat lengah. Perubahan cuaca yang cepat dari hujan ke panas dapat menurunkan daya tahan tubuh, sementara lingkungan yang kotor berpotensi menimbulkan masalah baru.

“Kadang hujan lalu panas, bagi tubuh yang kondisinya lemah tentu mudah sakit. Selain itu, selokan, parit, dan tumpukan sampah di sekitar tempat tinggal jika tidak dibersihkan bisa menjadi bencana kecil. Seperti saluran air tersumbat yang menyebabkan banjir hingga air masuk ke rumah,” jelasnya.

Baca Juga :  Dewan Serukan Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat Murung Raya

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan masing-masing demi mencegah berbagai persoalan kesehatan dan lingkungan.

Electronic money exchangers listing

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap semangat membersihkan lingkungan supaya terhindar dari penyakit seperti DBD, diare, malaria, serta banjir dadakan. Cuaca ekstrem juga harus kita waspadai dengan tetap berhati-hati,” pungkasnya.(pan)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Memasuki musim pancaroba, berbagai potensi risiko dapat terjadi. Mulai dari menurunnya kondisi kesehatan masyarakat, meningkatnya ancaman penyakit, cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang. Bahkan merebaknya penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD). Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta kesehatan diri agar tetap bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Di Kabupaten Murung Raya sendiri misalnya, hujan mulai turun sejak beberapa bulan terakhir meski dengan intensitas ringan. Namun, memasuki bulan September tahun lalu, curah hujan dilaporkan semakin sering terjadi dan mulai merata di sejumlah wilayah.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Murung Raya, Lita Norfiana, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan disiplin menjaga kebersihan lingkungan serta kesehatan tubuh. Ia menegaskan bahwa musim pancaroba memiliki banyak potensi risiko jika tidak diantisipasi dengan baik.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Akses Infrastruktur yang Memadai Mendorong Produktivitas Masyarakat

“Di saat pancaroba seperti sekarang ini, memang rawan terjadi berbagai hal. Mulai dari banjir, kondisi tubuh yang mudah terserang penyakit akibat cuaca tidak menentu, hingga lingkungan yang jika tidak dijaga bisa menjadi sarang nyamuk,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, meski pancaroba merupakan fenomena alam yang rutin terjadi, namun dampaknya bisa menjadi serius apabila masyarakat lengah. Perubahan cuaca yang cepat dari hujan ke panas dapat menurunkan daya tahan tubuh, sementara lingkungan yang kotor berpotensi menimbulkan masalah baru.

“Kadang hujan lalu panas, bagi tubuh yang kondisinya lemah tentu mudah sakit. Selain itu, selokan, parit, dan tumpukan sampah di sekitar tempat tinggal jika tidak dibersihkan bisa menjadi bencana kecil. Seperti saluran air tersumbat yang menyebabkan banjir hingga air masuk ke rumah,” jelasnya.

Baca Juga :  Dewan Serukan Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat Murung Raya

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan masing-masing demi mencegah berbagai persoalan kesehatan dan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap semangat membersihkan lingkungan supaya terhindar dari penyakit seperti DBD, diare, malaria, serta banjir dadakan. Cuaca ekstrem juga harus kita waspadai dengan tetap berhati-hati,” pungkasnya.(pan)

Terpopuler

Artikel Terbaru