alexametrics
23.8 C
Palangkaraya
Wednesday, August 17, 2022

DPRD Berinisiatif Mengajukan Raperda Produk Unggulan Daerah

Pengembangan Produk Unggulan Mendorong Ekonomi Kerakyatan

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memiliki produk unggulan diantaranya karet, rotan, sawit, nanas, kelapa, perikanan dan lainnya, dan potensi lahan pertanian di daerah ini juga masih cukup luas, maka untuk itu perlu pemetaan terkait potensi-potensi tersebut sehingga pengembangannya bisa lebih mudah.

Saat ini Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kotim sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengembangan Produk Unggulan Daerah memudahkan pengembangan produk unggulan untuk mendorong perekonomian, khususnya ekonomi kerakyatan.

“Kami akan membuat acuan untuk pemetaan potensi produk-produk unggulan masing-masing wilayah, hal ini bertujuan untuk memudahkan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan produk unggulan tersebut,” kata Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Kotim Handoyo J Wibowo Senin (17/1).

Baca Juga :  Dewan Minta Disperdagprin Kontrol Harga Kebutuhan Pokok

Menurutnya DPRD berinisiatif mengajukan raperda tersebut agar ada dasar hukum dan regulasi yang secara khusus mengatur tentang produk unggulan daerah, hal itu juga menjadi dasar agar pemerintah daerah bisa lebih banyak terlibat dalam membantu pengembangan produk unggulan di Bumi Hambaring Hurung ini.

“Kita berkaca pada salah satu program prioritas pembangunan berdasarkan perda nomor 4 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2021- 2026 adalah penguatan ekonomi masyarakat, Salah satu programnya adalah pengembangan komoditas unggulan dengan mengarah pada konsep satu desa satu produk unggulan,” ujar Handoyo

Politisi Partai Demokrat ini juga mengatakan dengan adanya satu desa satu produk unggulan, maka pemerintah daerah juga akan dengan mudah mengarahkan program atau kebijakan untuk mendukung pengembangan produk-produk unggulan daerah tersebut. Karena ketepatan pengembangan komoditas pertanian dan baik pilihan wilayah maupun jenis tanamannya itu sangat diperlukan.(bah)

Baca Juga :  Kendaraan Odol Mengganggu dan Merusak Bahu Jalan

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memiliki produk unggulan diantaranya karet, rotan, sawit, nanas, kelapa, perikanan dan lainnya, dan potensi lahan pertanian di daerah ini juga masih cukup luas, maka untuk itu perlu pemetaan terkait potensi-potensi tersebut sehingga pengembangannya bisa lebih mudah.

Saat ini Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Kotim sedang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengembangan Produk Unggulan Daerah memudahkan pengembangan produk unggulan untuk mendorong perekonomian, khususnya ekonomi kerakyatan.

“Kami akan membuat acuan untuk pemetaan potensi produk-produk unggulan masing-masing wilayah, hal ini bertujuan untuk memudahkan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan produk unggulan tersebut,” kata Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Kotim Handoyo J Wibowo Senin (17/1).

Baca Juga :  Kemungkinan, Pengelolaan Pasar akan Dikelola Perusahaan Daerah

Menurutnya DPRD berinisiatif mengajukan raperda tersebut agar ada dasar hukum dan regulasi yang secara khusus mengatur tentang produk unggulan daerah, hal itu juga menjadi dasar agar pemerintah daerah bisa lebih banyak terlibat dalam membantu pengembangan produk unggulan di Bumi Hambaring Hurung ini.

“Kita berkaca pada salah satu program prioritas pembangunan berdasarkan perda nomor 4 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2021- 2026 adalah penguatan ekonomi masyarakat, Salah satu programnya adalah pengembangan komoditas unggulan dengan mengarah pada konsep satu desa satu produk unggulan,” ujar Handoyo

Politisi Partai Demokrat ini juga mengatakan dengan adanya satu desa satu produk unggulan, maka pemerintah daerah juga akan dengan mudah mengarahkan program atau kebijakan untuk mendukung pengembangan produk-produk unggulan daerah tersebut. Karena ketepatan pengembangan komoditas pertanian dan baik pilihan wilayah maupun jenis tanamannya itu sangat diperlukan.(bah)

Baca Juga :  Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 Disahkan Jadi Perda

Most Read

Artikel Terbaru

/