26.3 C
Jakarta
Monday, May 20, 2024
spot_img

Keterisolasian Jalan Darat Membuat Pembangunan di 2 Kecamatan Lambat

SAMPIT, PROKALTENG.CO- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Darmawati meminta kepada pemerintah daerah untuk menuntaskan pembangunan jalan membuka keterisolasian dua kecamatan di wilayah seberang yaitu Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut.

"Kami meminta pemerintah Kabupaten Kotim untuk melanjutkan jalan dari Desa Cempaka Mulia Timur hingga ke Satiruk bisa dituntaskan, karena jalan tersebut bisa menembus melewati kecamatan Seranau hingga Pulau Hanaut sehingga perekonomian masyarakat diwiyah tersebut dapat meningkat," kata Darmawati saat dibincangi diruang kerjanya, Rabu (6/10).

Menurutnya dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotim ada dua kecamatan yang sebelumnya terisolasi jalan darat yaitu Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut, Dua kecamatan ini terpisah dari pusat kota oleh Sungai Mentaya selebar 520 meter. Untuk Kecamatan Seranau tepat berseberangan dengan pusat kota Sampit, sedangkan Kecamatan Pulau Hanaut berada di pesisir yang menghadap laut Jawa dan berbatasan daratan dengan Kabupaten Katingan.

Baca Juga :  Aliran Listrik Belum Merata, DPRD Kotim Berkoordinasi dengan PT PLN

"Keterisolasian jalan darat selama ini membuat pembangunan di dua kecamatan ini berjalan lebih lambat sehingga turut berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat, karena harga kebutuhan lebih  tinggi, pembangunan fisik menimbulkan biaya tinggi lantaran ongkos angkut barangnya juga mahal," ujar Darmawati.

Politisi Partai Golkar ini juga mengatakan pihaknya akan terus mendorong agar pembangunan jalan ini dituntaskan melintasi Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut hingga ke batas Pegatan Kabupaten Katingan, hal ini juga sesuai aspirasi dan harapan masyarakat agar kegiatan perekonomian di wilayah itu juga semakin meningkat.

"Kita melihat sendiri sejak dibukanya jalan menuju Kecamatan Seranau, perekonomian di kawasan seberang semakin menggeliat. Pembangunan juga semakin meningkat karena mobilitas semakin lancar, maka kita berharap jalan itu bisa dituntaskan dari Saranau, Pulau Hanaut hingga ke batas Pegatan," ucap Darmawati.

Baca Juga :  Kehadiran Ambulans Vaksinasi Mobile Lebih Efektif

SAMPIT, PROKALTENG.CO- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hj.Darmawati meminta kepada pemerintah daerah untuk menuntaskan pembangunan jalan membuka keterisolasian dua kecamatan di wilayah seberang yaitu Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut.

"Kami meminta pemerintah Kabupaten Kotim untuk melanjutkan jalan dari Desa Cempaka Mulia Timur hingga ke Satiruk bisa dituntaskan, karena jalan tersebut bisa menembus melewati kecamatan Seranau hingga Pulau Hanaut sehingga perekonomian masyarakat diwiyah tersebut dapat meningkat," kata Darmawati saat dibincangi diruang kerjanya, Rabu (6/10).

Menurutnya dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotim ada dua kecamatan yang sebelumnya terisolasi jalan darat yaitu Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut, Dua kecamatan ini terpisah dari pusat kota oleh Sungai Mentaya selebar 520 meter. Untuk Kecamatan Seranau tepat berseberangan dengan pusat kota Sampit, sedangkan Kecamatan Pulau Hanaut berada di pesisir yang menghadap laut Jawa dan berbatasan daratan dengan Kabupaten Katingan.

Baca Juga :  Aliran Listrik Belum Merata, DPRD Kotim Berkoordinasi dengan PT PLN

"Keterisolasian jalan darat selama ini membuat pembangunan di dua kecamatan ini berjalan lebih lambat sehingga turut berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat, karena harga kebutuhan lebih  tinggi, pembangunan fisik menimbulkan biaya tinggi lantaran ongkos angkut barangnya juga mahal," ujar Darmawati.

Politisi Partai Golkar ini juga mengatakan pihaknya akan terus mendorong agar pembangunan jalan ini dituntaskan melintasi Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut hingga ke batas Pegatan Kabupaten Katingan, hal ini juga sesuai aspirasi dan harapan masyarakat agar kegiatan perekonomian di wilayah itu juga semakin meningkat.

"Kita melihat sendiri sejak dibukanya jalan menuju Kecamatan Seranau, perekonomian di kawasan seberang semakin menggeliat. Pembangunan juga semakin meningkat karena mobilitas semakin lancar, maka kita berharap jalan itu bisa dituntaskan dari Saranau, Pulau Hanaut hingga ke batas Pegatan," ucap Darmawati.

Baca Juga :  Kehadiran Ambulans Vaksinasi Mobile Lebih Efektif
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru