KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – DPRD Gunung Mas (Gumas) menyoroti maraknya vandalisme yang merusak fasilitas umum di Kuala Kurun. Pemuda dan remaja diminta ikut menjaga aset publik seperti gereja, christian center, jembatan, hingga taman kota agar tetap bersih dan terawat.
Anggota DPRD Gumas, Lelie, mengatakan banyak fasilitas umum dicoret-coret dan dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab. Kondisi ini dinilai merusak wajah kota dan mengurangi kenyamanan masyarakat.
“Pemuda kita diharapkan bisa menjaga fasilitas yang sudah disediakan pemerintah. Jangan sampai dirusak atau dicorat-coret, karena itu membuat lingkungan jadi tidak enak dilihat,” ujar Lelie, belum lama ini.
Dia juga meminta peran tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk ikut memberikan edukasi kepada generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Menurutnya, sejumlah fasilitas umum di pusat kota seperti bundaran Kuala Kurun sebenarnya sudah dilengkapi sarana tempat duduk dan area olahraga. Namun, beberapa di antaranya rusak akibat ulah tangan jahil.
“Kadang bangku dan fasilitas lain rusak, bahkan ada yang bautnya hilang. Ini tentu sangat disayangkan,” katanya.
Lelie menegaskan, seluruh fasilitas umum dibangun untuk digunakan bersama, bukan dirusak. Karena itu, masyarakat harus ikut menjaga dan merawatnya.
“Semua ini milik bersama, jadi harus kita jaga dan rawat,” tegasnya.
Dia menambahkan, kerusakan juga terjadi pada trotoar, lampu penerangan jalan, pot bunga, pagar, hingga fasilitas lainnya. Untuk itu, diperlukan pengawasan dari instansi terkait serta partisipasi masyarakat.
“Harus ada kepedulian bersama. Fasilitas ini aset negara, jadi wajib kita jaga,” pungkas politisi asal Sepang tersebut. (tim)


