PROKALTENG.CO-Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Beny Siswanto, mengapresiasi tinggi kegiatan Panen Jagung Serentak Kuartal II di Desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur belum lama ini. Kegiatan yang diinisiasi Polsek Teweh Timur bersama Polres Barito Utara ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan implementasi ASTA CITA Pemerintah RI.
Acara yang berlangsung di lahan seluas 2 hektare milik warga bernama Sinem ini dihadiri langsung oleh Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala BPS, Camat, Kapolsek, hingga perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Agenda ini juga dirangkai dengan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri.
Dalam kesempatan tersebut, H. Beny Siswanto bersama jajaran kepolisian menyerahkan bantuan stimulan berupa bibit jagung hibrida, alat penyemprot (sprayer), dan pupuk kepada kelompok tani. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memotivasi petani setempat.
“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi langkah Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat yang telah bersinergi mendukung program ketahanan pangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” katanya saat itu.
H Beny Siswanto menegaskan bahwa sinergi lintas sektor ini terbukti mampu mengubah lahan tidak produktif menjadi sumber ekonomi baru bagi warga, ia menilai komoditas jagung memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian pedesaan jika dikelola secara berkelanjutan.
“Kami berharap program seperti ini terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian daerah dan membuka peluang usaha bagi masyarakat di pedesaan,” tambahnya.
Sebagai penutup, Beny menekankan bahwa target pemenuhan pangan hanya bisa dicapai melalui kerja sama yang solid. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNIPolri, dan kelompok tani sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah menuju swasembada pangan tahun 2026. (bn/nue/jpg)

