28.5 C
Jakarta
Tuesday, February 10, 2026

Hasrat Menilai 100 Hari Kerja Pertama Shalahuddin-Felix, Sudah Terasa Dampak Positifnya

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Hasrat. Menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Teweh Timur yang digelar di Aula Kecamatan, Kamis (5/2).

Ia menilai, dalam 100 hari kerja pertama, telah terasa dampak positifnya di masyarakat, terutama pada perbaikan infrastruktur jalan.

“Hal ini menandakan bahwa Pak Bupati menginginkan Barito Utara maju dan masyarakat Barito Utara sejahtera,” ujar Hasrat.

Dalam musyawarah tersebut, Hasrat menanggapi sejumlah usulan dari camat dan kepala desa. Menurut pengamatannya, beberapa usulan yang diajukan ternyata telah teranggarkan dalam Rencana APBD 2026.

“Salah satunya yaitu Jembatan Wakaf, yang sebelumnya mengharuskan masyarakat menggunakan penyeberangan ferry. Anggaran jembatan sudah dimasukkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembangunan Rumah Ibadah Indikator Penting Kemajuan Daerah

Namun, ia juga menyoroti pola pengajuan usulan yang kerap berulang. Ia meyakini pihak desa sering mengusulkan hal yang sama setiap tahun. Oleh karena itu, ia mendorong agar usulan dari seluruh desa, termasuk yang kecil, mendapat perhatian.

Electronic money exchangers listing

“Saya menanyakan ke seluruh desa di Teweh Timur agar usulan yang sedikit pun bisa dipertimbangkan untuk dimasukkan ke anggaran APBD 2027, tentu dengan melihat kualitas usulan,” kata Hasrat.

Politisi tersebut menekankan pentingnya pemerataan. “Jangan dominan di beberapa desa saja, namun harus merata. Semua desa memiliki masukan dan harus diakomodir,” tegasnya.

Di sisi lain, Hasrat juga mengajak keterlibatan perusahaan melalui tanggung jawab sosialnya.

“CSR dan sebagainya bisa dikolaborasikan dengan pemerintah sehingga terarah dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” sarannya.

Baca Juga :  Kaum Muda, Terus Jaga Nilai Perjuangan dan Kebersamaan

Kolaborasi erat antara pemerintah dan perusahaan dinilainya krusial untuk mensinkronkan program. Hal ini agar program yang dibawa dari pusat benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan, khususnya Teweh Timur. (ren)

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Hasrat. Menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Teweh Timur yang digelar di Aula Kecamatan, Kamis (5/2).

Ia menilai, dalam 100 hari kerja pertama, telah terasa dampak positifnya di masyarakat, terutama pada perbaikan infrastruktur jalan.

Electronic money exchangers listing

“Hal ini menandakan bahwa Pak Bupati menginginkan Barito Utara maju dan masyarakat Barito Utara sejahtera,” ujar Hasrat.

Dalam musyawarah tersebut, Hasrat menanggapi sejumlah usulan dari camat dan kepala desa. Menurut pengamatannya, beberapa usulan yang diajukan ternyata telah teranggarkan dalam Rencana APBD 2026.

“Salah satunya yaitu Jembatan Wakaf, yang sebelumnya mengharuskan masyarakat menggunakan penyeberangan ferry. Anggaran jembatan sudah dimasukkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembangunan Rumah Ibadah Indikator Penting Kemajuan Daerah

Namun, ia juga menyoroti pola pengajuan usulan yang kerap berulang. Ia meyakini pihak desa sering mengusulkan hal yang sama setiap tahun. Oleh karena itu, ia mendorong agar usulan dari seluruh desa, termasuk yang kecil, mendapat perhatian.

“Saya menanyakan ke seluruh desa di Teweh Timur agar usulan yang sedikit pun bisa dipertimbangkan untuk dimasukkan ke anggaran APBD 2027, tentu dengan melihat kualitas usulan,” kata Hasrat.

Politisi tersebut menekankan pentingnya pemerataan. “Jangan dominan di beberapa desa saja, namun harus merata. Semua desa memiliki masukan dan harus diakomodir,” tegasnya.

Di sisi lain, Hasrat juga mengajak keterlibatan perusahaan melalui tanggung jawab sosialnya.

“CSR dan sebagainya bisa dikolaborasikan dengan pemerintah sehingga terarah dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” sarannya.

Baca Juga :  Kaum Muda, Terus Jaga Nilai Perjuangan dan Kebersamaan

Kolaborasi erat antara pemerintah dan perusahaan dinilainya krusial untuk mensinkronkan program. Hal ini agar program yang dibawa dari pusat benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kecamatan, khususnya Teweh Timur. (ren)

Terpopuler

Artikel Terbaru