MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli. Meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk segera menempatkan tenaga medis di Desa Haragandang dan Desa Muara Pari.
Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinkes Barito Utara di ruang rapat kantor DPRD setempat, Selasa (7/4).
Menurut Henny, ketersediaan tenaga medis di dua desa tersebut menjadi hal yang sangat mendesak. Pasalnya, masyarakat di kedua wilayah itu selama ini masih kesulitan mengakses layanan kesehatan dasar karena jarak yang jauh dari puskesmas induk.
“Untuk Dinkes, tolong tenaga medis sesegera mungkin untuk Desa Haragandang dan Desa Muara Pari. Hal itu penting karena menyangkut tanggungan layanan kesehatan untuk masyarakat,” tegas Henny.
Politisi tersebut menegaskan bahwa penempatan tenaga medis tidak boleh lagi ditunda-tunda. Ia mengingatkan bahwa hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Bulan ini kalau bisa sudah ditempatkan untuk tenaga medis ke dua desa tersebut,” katanya waktu itu.
Selain persoalan tenaga medis, Henny juga menyoroti kondisi fasilitas Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dinilai belum layak.
“Untuk Puskesmas pembantu (pustu), tolong sesegera mungkin dilayakkan semua fasilitasnya serta pastikan kelengkapan obat-obatan untuk menunjang pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” imbuhnya.
Henny memastikan DPRD akan terus mengawal implementasi dari hasil RDP tersebut. Agar masyarakat di desa-desa terpencil bisa mendapatkan haknya sebagai masyarakat Barito Utara. (ren/kpg)
MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli. Meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk segera menempatkan tenaga medis di Desa Haragandang dan Desa Muara Pari.
Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinkes Barito Utara di ruang rapat kantor DPRD setempat, Selasa (7/4).
Menurut Henny, ketersediaan tenaga medis di dua desa tersebut menjadi hal yang sangat mendesak. Pasalnya, masyarakat di kedua wilayah itu selama ini masih kesulitan mengakses layanan kesehatan dasar karena jarak yang jauh dari puskesmas induk.
“Untuk Dinkes, tolong tenaga medis sesegera mungkin untuk Desa Haragandang dan Desa Muara Pari. Hal itu penting karena menyangkut tanggungan layanan kesehatan untuk masyarakat,” tegas Henny.
Politisi tersebut menegaskan bahwa penempatan tenaga medis tidak boleh lagi ditunda-tunda. Ia mengingatkan bahwa hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Bulan ini kalau bisa sudah ditempatkan untuk tenaga medis ke dua desa tersebut,” katanya waktu itu.
Selain persoalan tenaga medis, Henny juga menyoroti kondisi fasilitas Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dinilai belum layak.
“Untuk Puskesmas pembantu (pustu), tolong sesegera mungkin dilayakkan semua fasilitasnya serta pastikan kelengkapan obat-obatan untuk menunjang pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” imbuhnya.
Henny memastikan DPRD akan terus mengawal implementasi dari hasil RDP tersebut. Agar masyarakat di desa-desa terpencil bisa mendapatkan haknya sebagai masyarakat Barito Utara. (ren/kpg)