MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Hasrat SAg memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas persiapan penyelenggaraan Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) ke-VII. Dia menilai agenda tahunan ini memiliki dampak yang sangat positif bagi pembangunan daerah dan pembinaan pemuda.
Ia menyambut baik sinergi yang terjalin erat antara Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) bersama Pengurus Karang Taruna diyakini mampu menghadirkan kegiatan kepemudaan yang berkualitas serta menyentuh langsung masyarakat. Hasrat secara khusus menyoroti keunikan konsep pelaksanaan BBKT yang berbeda dengan ajang perlombaan tingkat kabupaten pada umumnya yang terpusat di ibu kota daerah, BBKT justru digilir ke wilayah kecamatan dan desa.
Kehadiran ratusan pemuda dari sembilan kecamatan di lokasi acara diyakini membawa dampak ekonomi yang nyata. Perputaran uang dan aktivitas perkemahan akan menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang lokal di wilayahnya.
“BBKT ini sangat unik. Biasanya perlombaan sembilan kecamatan dipusatkan di kota kabupaten, tapi kegiatan ini justru bergantian berkumpul di salah satu desa di kecamatan. Konsep ini tentu akan mendongkrak perekonomian wilayah setempat yang menjadi titik kumpul ratusan orang,” ujar Hasrat, Sabtu (1/8).
Selain dampak ekonomi, pemilihan lokasi di tingkat kecamatan juga dinilai memperkuat nilai-nilai kearifan lokal. Wilayah perdesaan di Barito Utara dikenal masih memegang teguh tradisi serta kebudayaan leluhur yang sangat kental. Momentum berkumpulnya para pemuda ini dipandang sangat tepat untuk merekatkan tali silaturahmi sekaligus melestarikan budaya daerah. Berbagai agenda sosial dan budaya yang dirancang akan melatih kepedulian serta rasa cinta generasi muda terhadap warisan budaya.
“Apalagi kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Gunung Purei yang terkenal dengan kegiatan tradisional dan budayanya yang masih sangat kental. Ini menjadi sarana yang sangat baik bagi para pemuda untuk belajar, bersatu, dan merawat kearifan lokal kita,” pungkas Politisi tersebut. (bn/kpg)
MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Hasrat SAg memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas persiapan penyelenggaraan Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) ke-VII. Dia menilai agenda tahunan ini memiliki dampak yang sangat positif bagi pembangunan daerah dan pembinaan pemuda.
Ia menyambut baik sinergi yang terjalin erat antara Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) bersama Pengurus Karang Taruna diyakini mampu menghadirkan kegiatan kepemudaan yang berkualitas serta menyentuh langsung masyarakat. Hasrat secara khusus menyoroti keunikan konsep pelaksanaan BBKT yang berbeda dengan ajang perlombaan tingkat kabupaten pada umumnya yang terpusat di ibu kota daerah, BBKT justru digilir ke wilayah kecamatan dan desa.
Kehadiran ratusan pemuda dari sembilan kecamatan di lokasi acara diyakini membawa dampak ekonomi yang nyata. Perputaran uang dan aktivitas perkemahan akan menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang lokal di wilayahnya.
“BBKT ini sangat unik. Biasanya perlombaan sembilan kecamatan dipusatkan di kota kabupaten, tapi kegiatan ini justru bergantian berkumpul di salah satu desa di kecamatan. Konsep ini tentu akan mendongkrak perekonomian wilayah setempat yang menjadi titik kumpul ratusan orang,” ujar Hasrat, Sabtu (1/8).
Selain dampak ekonomi, pemilihan lokasi di tingkat kecamatan juga dinilai memperkuat nilai-nilai kearifan lokal. Wilayah perdesaan di Barito Utara dikenal masih memegang teguh tradisi serta kebudayaan leluhur yang sangat kental. Momentum berkumpulnya para pemuda ini dipandang sangat tepat untuk merekatkan tali silaturahmi sekaligus melestarikan budaya daerah. Berbagai agenda sosial dan budaya yang dirancang akan melatih kepedulian serta rasa cinta generasi muda terhadap warisan budaya.
“Apalagi kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Gunung Purei yang terkenal dengan kegiatan tradisional dan budayanya yang masih sangat kental. Ini menjadi sarana yang sangat baik bagi para pemuda untuk belajar, bersatu, dan merawat kearifan lokal kita,” pungkas Politisi tersebut. (bn/kpg)