PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan membutuhkan strategi pola makan dan minum yang tepat.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul bersama Kepala Bidang Dietetik dan Manajemen Penyelenggaraan Makanan dari Persagi Kalteng, Adisty Cynthia membagikan panduan penting terkait menu sahur, berbuka, hingga anjuran aktivitas fisik agar tubuh tidak lemas seharian.
Untuk menjaga energi selama berpuasa, Kadinkes Kalteng Suyuti Syamsul menekankan pentingnya memperbanyak konsumsi buah dan sayur saat makan sahur. Hal ini senada dengan rekomendasi Adisty Cynthia yang menyarankan kombinasi gizi seimbang.
Menurut Adisty, menu sahur yang sehat harus mengandung karbohidrat kompleks, protein tinggi, serat, dan lemak sehat.
“Contoh menunya bisa berupa nasi putih dipadukan dengan tumis kalakai, telur atau ayam goreng, dan tempe mendoan,” jelas adisty dalam keterangannya, Kamis (19/2/26).
Selain itu, Adisty juga sangat menyarankan konsumsi buah kurma saat sahur karena merupakan sumber energi instan dan kaya serat. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari makanan yang terlalu asin atau gurih karena dapat memicu rasa haus berlebih di siang hari.
Saat waktu berbuka tiba, Adisty menyarankan untuk memulai dengan makanan atau minuman yang manis alami. Pilihan seperti kurma, buah segar, es buah, kue basah, puding buah, atau kolak pisang dinilai sangat baik untuk memulihkan energi.
“Hindari langsung mengonsumsi makanan berat atau terlalu berminyak seperti gorengan agar perut tidak kaget,” tambah Adisty.
Untuk menu utama berbuka, Adisty menyarankan agar dikonsumsi setelah menunaikan salat magrib. Porsi yang diambil sebaiknya tidak berlebihan agar tubuh tetap bertenaga tanpa merasa kekenyangan. Contoh menu seimbang yang direkomendasikan antara lain nasi, ikan panggang, sup sayuran, tahu bacem, dan buah-buahan.
Terkait asupan manis ini, Suyuti Syamsul juga memberikan peringatan tegas agar masyarakat membatasi makanan dan minuman yang terlalu manis saat berbuka puasa guna menjaga kadar gula darah tetap stabil.
“Saat buka batasi makanan dan minuman yang terlalu manis, ” singkat Suyuti.
Selain pola makan, kecukupan cairan menjadi kunci utama. Suyuti Syamsul menyarankan masyarakat untuk minum air putih sebanyak 6 hingga 8 gelas yang diatur rentang waktunya sejak berbuka puasa hingga waktu sahur berakhir.
“Saat sahur perbanyak makan buah dan sayur. Minun air antara 6-8 gelas dari sejak buka sampai sahur,” tambahnya
Berpuasa juga bukan alasan untuk bermalas-malasan. Kadinkes Kalteng itu, menganjurkan masyarakat untuk tetap melakukan olahraga ringan selama kurang lebih 30 menit.
“Lakukan olahraga ringan 30 menit saat pagi atau menjelang buka,”pungkas Suyuti.
Dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang, menjaga hidrasi, dan tetap aktif, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dengan lancar, sehat, dan bugar. (her)


