24 C
Jakarta
Thursday, January 15, 2026

Pameran Lukisan Siswa Lotus Art Courses Warnai Balai Pemuda Surabaya

PROKALTENG.CO– Kreativitas anak-anak mendapat ruang tampil melalui gelaran 2nd Lotus Art Courses Biennale Exhibition 2026.

Pameran lukisan ini digelar di Galeri Merah Putih, Komplek Balai Pemuda Surabaya, yang berlangsung hingga 12 Januari 2026.

Pameran tersebut menampilkan karya-karya siswa Lotus Art Courses dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 97 karya dipamerkan, seluruhnya merupakan hasil kreasi 97 siswa dengan rentang usia 5 hingga 17 tahun.

Pendiri Lotus Art Courses, I Putu Mahendra Dharmawan Putra, mengatakan, pameran ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap dua tahun sekali.

Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan kedua, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada 2024.

“Pameran ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Lotus Art Courses yang ketujuh. Kami ingin memberi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan karya mereka secara percaya diri,” ujar Putu Mahendra, Minggu (11/1).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Disinyalir Akan Lakukan Tawuran, Puluhan Remaja Diamankan Polisi

Ia menjelaskan, tema yang diangkat dalam pameran ini bersifat bebas.

Para siswa diberi keleluasaan untuk mengekspresikan ide dan imajinasi mereka tanpa batasan tema. Adapun ketentuan hanya pada ukuran karya, yakni maksimal A3 dan minimal A4.

Media yang digunakan pun beragam, mulai dari akrilik dan crayon di atas kertas maupun kanvas.

Menurut Putu, kebebasan ini bertujuan untuk mendorong orisinalitas dan kreativitas anak sejak dini.

“Fokus kami memang menekankan karya anak yang original, sekreatif mungkin. Anak-anak butuh panggung agar berani tampil dan percaya diri dengan apa yang mereka buat,” katanya.

Putu juga menilai minat anak-anak terhadap seni lukis, terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini terlihat dari jumlah peserta pameran yang meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Usung 200 Lukisan di Pameran Water Week, Kolcai Suguhkan Beragam Warna Baru

Menariknya, pameran ini diikuti siswa Lotus Art Courses dari berbagai wilayah, seperti Bali, Kudus, dan daerah lainnya.

Momen biennale ini pun dimanfaatkan sebagai ajang berkumpul antarsiswa, mengingat sistem pembelajaran Lotus Art Courses dilakukan secara daring dan tatap muka.

“Sebagian besar anak-anak melukis apa yang ada di sekitar mereka. Itu yang membuat karya-karya ini terasa jujur dan dekat dengan kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Melalui pameran ini, Lotus Art Courses berharap seni rupa dapat terus menjadi sarana tumbuh kembang kreativitas anak. Sekaligus memperkuat kepercayaan diri mereka untuk berkarya dan tampil di ruang publik. (sam/opi/jpg)

PROKALTENG.CO– Kreativitas anak-anak mendapat ruang tampil melalui gelaran 2nd Lotus Art Courses Biennale Exhibition 2026.

Pameran lukisan ini digelar di Galeri Merah Putih, Komplek Balai Pemuda Surabaya, yang berlangsung hingga 12 Januari 2026.

Pameran tersebut menampilkan karya-karya siswa Lotus Art Courses dari berbagai daerah di Indonesia.

Electronic money exchangers listing

Sebanyak 97 karya dipamerkan, seluruhnya merupakan hasil kreasi 97 siswa dengan rentang usia 5 hingga 17 tahun.

Pendiri Lotus Art Courses, I Putu Mahendra Dharmawan Putra, mengatakan, pameran ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap dua tahun sekali.

Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan kedua, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada 2024.

“Pameran ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Lotus Art Courses yang ketujuh. Kami ingin memberi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan karya mereka secara percaya diri,” ujar Putu Mahendra, Minggu (11/1).

Baca Juga :  Disinyalir Akan Lakukan Tawuran, Puluhan Remaja Diamankan Polisi

Ia menjelaskan, tema yang diangkat dalam pameran ini bersifat bebas.

Para siswa diberi keleluasaan untuk mengekspresikan ide dan imajinasi mereka tanpa batasan tema. Adapun ketentuan hanya pada ukuran karya, yakni maksimal A3 dan minimal A4.

Media yang digunakan pun beragam, mulai dari akrilik dan crayon di atas kertas maupun kanvas.

Menurut Putu, kebebasan ini bertujuan untuk mendorong orisinalitas dan kreativitas anak sejak dini.

“Fokus kami memang menekankan karya anak yang original, sekreatif mungkin. Anak-anak butuh panggung agar berani tampil dan percaya diri dengan apa yang mereka buat,” katanya.

Putu juga menilai minat anak-anak terhadap seni lukis, terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini terlihat dari jumlah peserta pameran yang meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Usung 200 Lukisan di Pameran Water Week, Kolcai Suguhkan Beragam Warna Baru

Menariknya, pameran ini diikuti siswa Lotus Art Courses dari berbagai wilayah, seperti Bali, Kudus, dan daerah lainnya.

Momen biennale ini pun dimanfaatkan sebagai ajang berkumpul antarsiswa, mengingat sistem pembelajaran Lotus Art Courses dilakukan secara daring dan tatap muka.

“Sebagian besar anak-anak melukis apa yang ada di sekitar mereka. Itu yang membuat karya-karya ini terasa jujur dan dekat dengan kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Melalui pameran ini, Lotus Art Courses berharap seni rupa dapat terus menjadi sarana tumbuh kembang kreativitas anak. Sekaligus memperkuat kepercayaan diri mereka untuk berkarya dan tampil di ruang publik. (sam/opi/jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru