PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya. Memberikan keterangan resmi terkait penanganan musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah kayu di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat malam (2/10/2026).
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, Alfrianto. Menyampaikan bahwa informasi kebakaran pertama kali diterima melalui saluran siaga Call Center 112 (CC112) pada pukul 22.46 WIB.
“Setibanya laporan dari CC112, personel piket Regu II Mako Damkar bersama tim Rescue Bidang Penyelamatan langsung kita gerakkan menuju titik lokasi. Response time petugas hingga tiba di lokasi kejadian tergolong cepat, yakni sekitar 4 menit,” ujar Alfrianto dalam keterangannya. Sabtu (3/10/2026).
Alfrianto menjelaskan, objek yang terbakar merupakan satu unit bangunan rumah berkonstruksi kayu milik Almarhum Efraim.
Guna mengendalikan amukan si jago merah, Damkarmat Kota Palangka Raya mengerahkan tiga unit armada pemadam berkapasitas besar.
“Armada yang dikerahkan ke lokasi meliputi unit Hino Ziegler 5000, Hino Ayaxx 6000, serta unit PS190 berkapasitas 10.000 liter. Proses pemadaman di lapangan juga mendapat dukungan penuh dari Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) dan personel Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng,” jelasnya.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas gabungan langsung melakukan tindakan lokalisir dan penyemprotan air secara masif untuk memadamkan kobaran api.
Setelah api berhasil dipadamkan dan seluruh area dinyatakan steril dari potensi api susulan, seluruh personel beserta armada ditarik kembali ke Pos Mako Damkar.
Terkait pemicu kebakaran serta estimasi dampak kerugian material, pihak Damkarmat menyatakan masih menunggu hasil investigasi resmi.
“Untuk penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian material saat ini belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang,” kata Alfrianto.
Sebelumnya, berdasarkan kesaksian warga di sekitar lokasi, sempat terdengar suara ledakan keras sebelum kobaran api dengan cepat membesar dan meratakan bangunan kayu tersebut. (her)


