PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kota Palangka Raya. Kali ini, kebakaran melanda lahan gambut yang berada dekat permukiman warga di Jalan Sidumulyo, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Jumat (25/9/2026) malam.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, petugas menemukan seekor ular piton yang diduga ikut terdampak kobaran api. Ular dengan panjang diperkirakan sekitar dua meter itu ditemukan dalam kondisi terpanggang di area lahan yang terbakar.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Alfrianto, membenarkan adanya temuan tersebut.
“Untuk panjang ularnya diperkirakan sekitar dua meteran,” kata Alfrianto saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9/2026).
Berdasarkan laporan Damkar, pihaknya menerima informasi kebakaran pada Jumat sekitar pukul 19.10 WIB. Laporan disampaikan anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) melalui WhatsApp.
“Petugas Pos Damkar Sektor Bukit Batu Tangkiling kemudian menuju lokasi dengan waktu respons sekitar 10 menit. Sebanyak dua personel dikerahkan menggunakan satu unit Fire Truk Wawan Berlison berkapasitas 5.000 liter,” ungkapnya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan dan pemadaman pada lahan gambut yang terbakar. Proses pemadaman juga didukung unsur TNI, Dinas Kehutanan (Dishut), dan MPA.
Penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah memastikan kondisi lokasi, personel, armada dan peralatan, petugas kemudian kembali ke Pos Damkar Sektor Bukit Batu Tangkiling.
“Sampai penanganan selesai, penyebab kebakaran serta luas lahan yang terbakar masih belum diketahui. Tidak terdapat laporan korban luka,” tuturnya.
Temuan ular piton yang terpanggang menjadi salah satu dampak kebakaran lahan yang ditangani petugas di kawasan tersebut. Kondisi ini juga menunjukkan bahwa kebakaran lahan tidak hanya berdampak terhadap lingkungan sekitar permukiman, tetapi juga mengancam satwa yang berada di habitatnya. (jef)


