PURUK CAHU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan insentif kepada 19 guru ngaji dan dai Rumah Qur’an Raudhatul Qur’an (RQ) Al Zahra melalui program bantuan sosial tunjangan kesejahteraan sebagai bentuk perhatian terhadap para pendidik bidang keagamaan.
Pengasuh RQ Al Zahra, Ahmad Safari di Puruk Cahu, Kamis, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya, karena telah memberikan perhatian terhadap nasib para pendidik ilmu agama.
“Bantuan ini kami pandang sebagai bentuk penghargaan yang tulus atas dedikasi para guru ngaji, khususnya dari yayasan kami dalam membimbing dan membentuk karakter generasi muda,” ucapnya.
Menurut Ahmad Safari, pendidikan Al-Qur’an memiliki urgensi yang sangat tinggi dalam membangun fondasi moral anak-anak. Pembelajaran tersebut tidak sekadar mengajarkan teknik membaca, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, kedisiplinan, serta spiritualitas.
Ia berharap bantuan sosial tunjangan kesejahteraan yang merupakan program Pemkab Murung Raya tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
Kolaborasi yang solid, menurutnya, mampu melahirkan generasi penerus yang Qur’ani, berilmu, serta berkarakter kuat.
“Bagi para pengajar di RQ Al Zahra, adanya insentif ini juga menjadi motivasi tambahan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru dituntut tidak hanya piawai mengajar, tetapi juga siap menjadi teladan utama bagi para santri,” kata dia.
Pihak pengasuh juga berharap program kesejahteraan tersebut dapat berkembang ke arah penguatan kapasitas yang berkelanjutan. Bentuknya bisa berupa pelatihan kompetensi, pembinaan rutin, hingga peningkatan mutu kelembagaan pendidikan Al-Qur’an di Murung Raya.
Terpisah, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin menyampaikan program bantuan sosial dalam bentuk tunjangan kesejahteraan untuk penghulu, pendeta, pastor, pandita, vikaris, suster, guru ngaji, dan sekolah minggu merupakan bentuk perhatian khusus kepada para pengabdi bidang keagamaan.
“Pemkab Murung Raya tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan mereka ini untuk bersama-sama membangun masyarakat, menjaga kerukunan, dan hadir membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Rahmanto mengatakan ada 721 orang penerima dari berbagai unsur keagamaan untuk program sosial sebagai wujud perhatian pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam pelayanan dan pembinaan masyarakat.
“Bantuan diberikan sebanyak Rp 750 ribu per orang dengan penyaluran Rp 4,5 juta untuk enam bulan,” jelas Rahmanto. (pan)


