PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Warga Kelurahan Langkai, Kota Palangka Raya, mengeluhkan sejumlah usulan pembangunan yang disebut telah diajukan melalui musrenbang selama sekitar 10 tahun, namun belum terealisasi.
Keluhan tersebut disampaikan saat reses Anggota DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh di Cafe 99 Jalan Adonis Samad No. 99 Kota Palangka Raya, Senin (24/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Jamalun menyampaikan salah satu kebutuhan mendesak di lingkungannya, yakni jalan titian di belakang Alin yang mengalami kerusakan hingga terputus. Kondisi itu menjadi perhatian warga karena berkaitan dengan akses masyarakat di kawasan tersebut.
Ketua Fraksi NasDem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, aspirasi warga yang berkaitan dengan kebutuhan dasar lingkungan perlu dicatat secara serius agar dapat menjadi bahan dalam proses perencanaan pembangunan.
“Reses ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung kondisi yang mereka hadapi. Ketika ada usulan yang sudah disampaikan berulang kali melalui musrenbang tetapi belum mendapatkan bantuan, tentu kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dan kami akan mencatatnya sebagai bahan untuk diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Faridawaty Darland Atjeh, Senin (24/8/2026).
Jamalun menjelaskan, persoalan pembangunan tersebut bukan baru disampaikan. Ia menyebut usulan telah sampai dalam proses musrenbang selama sekitar 10 tahun, tetapi hingga kini belum mendapatkan bantuan.
Salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah jalan titian di belakang Alin yang telah putus. Jalan tersebut menjadi bagian dari akses lingkungan warga sehingga kondisinya membutuhkan perhatian untuk mendukung aktivitas masyarakat.
Selain persoalan jalan titian, Jamalun juga menyampaikan kebutuhan sarana untuk mengantisipasi kebakaran.
Ia mengusulkan pembangunan sumur bor beserta mesin pada tiga titik karena di wilayahnya belum tersedia sarana tersebut sama sekali.
Usulan sumur bor tersebut dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi kebakaran.


