PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sepekan terakhir di Kota Palangka Raya mulai menimbulkan dampak nyata. Kabut asap tebal menyelimuti sejumlah wilayah, mengganggu aktivitas harian dan kesehatan warga. Khususnya di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, kekhawatiran semakin memuncak karena kobaran api dilaporkan berada tak jauh dari kawasan permukiman padat penduduk.
Ditambah kondisi udara yang memburuk dan potensi api merambat memicu kewaspadaan tinggi di kalangan warga. Salah satunya Pujianto, seorang nelayan yang tinggal di kawasan tersebut, menyampaikan kekhawatirannya. Lokasi lahan yang terbakar berada di sepanjang jalan menuju Dermaga Petuk Katimpun, jaraknya sangat dekat dengan pemukiman warga.
“Kadang-kadang bisa merambat ke belakang. Apalagi kalau di rumah nggak ada orang, pasti was-was lah,” ungkap Pujianto saat dibincangi, Jumat (14/8/2026).
Selain ancaman api yang menjalar, dampak asap pun mulai terasa nyata. Terutama pada pagi hari, jarak pandang di sepanjang jalan menuju dermaga menjadi sangat terbatas. Kabut asap tebal menutup pandangan, sekaligus mengganggu saluran pernapasan warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Warga kini hidup dalam siaga tinggi. Setiap saat mereka memantau arah angin dan pergerakan api. Ketakutan terbesar adalah api berpindah dari lahan ke kawasan rumah, mengingat jaraknya yang sangat dekat dan banyak bangunan berbahan kayu di sekitar.
Pihak terkait terus melakukan upaya pemadaman hingga hari ini. Operasi pemadaman lanjutan pun digencarkan sebagai langkah pengamanan agar api tidak merembet masuk ke area pemukiman warga. Tim gabungan terus menyisir titik-titik panas untuk mencegah terjadinya kobaran kembali yang lebih besar.
Pemerintah juga terus menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar turut waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran baru. Partisipasi warga, tentu menjadi kunci agar karhutla tidak berkepanjangan dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Saat ini warga berharap upaya pemadaman berjalan cepat dan tuntas. Mereka juga berharap kondisi udara segera membaik, agar aktivitas sehari-hari dan kesehatan keluarga dapat kembali terjamin tanpa rasa khawatir yang berlebihan. (mg_1/hnd)


