PROKALTENG.CO-Membuka ponsel sesaat setelah bangun tidur telah menjadi rutinitas banyak orang. Sebelum memulai aktivitas, tak sedikit yang langsung memeriksa pesan, media sosial, hingga berita terbaru. Padahal, kebiasaan ini berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan produktivitas sepanjang hari.
Dilansir dari Elite Daily, paparan berbagai informasi ketika otak baru mulai beraktivitas dapat membuat seseorang kehilangan fokus sejak awal hari. Banyaknya notifikasi yang masuk juga membuat perhatian mudah teralihkan sehingga lebih sulit menentukan prioritas pekerjaan.
Psikiater Nikole Benders-Hadi menjelaskan bahwa menerima terlalu banyak informasi pada pagi hari dapat mengganggu kemampuan otak dalam menyusun prioritas. Akibatnya, seseorang lebih mudah terdistraksi bahkan sebelum benar-benar memulai aktivitas.
Tak hanya memengaruhi konsentrasi, kebiasaan langsung membuka ponsel juga dapat berdampak pada suasana hati. Paparan berita negatif, unggahan media sosial, atau informasi yang memicu tekanan emosional berpotensi menimbulkan rasa cemas dan stres sejak pagi.
Di sisi lain, penggunaan ponsel yang berlebihan setelah bangun tidur juga dapat mengurangi produktivitas. Waktu yang seharusnya dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri justru habis untuk menggulir media sosial, membaca berita, atau berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain.
Agar pagi dimulai dengan lebih baik, penggunaan ponsel sebaiknya dibatasi. Mengawali hari dengan minum air putih, melakukan peregangan ringan, berolahraga singkat, atau menyusun agenda harian dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih siap menjalani aktivitas.
Membangun rutinitas pagi yang sehat juga dapat meningkatkan fokus, menjaga suasana hati, dan membantu seseorang lebih produktif sepanjang hari. (rin/fir)
PROKALTENG.CO-Membuka ponsel sesaat setelah bangun tidur telah menjadi rutinitas banyak orang. Sebelum memulai aktivitas, tak sedikit yang langsung memeriksa pesan, media sosial, hingga berita terbaru. Padahal, kebiasaan ini berpotensi memengaruhi kesehatan mental dan produktivitas sepanjang hari.
Dilansir dari Elite Daily, paparan berbagai informasi ketika otak baru mulai beraktivitas dapat membuat seseorang kehilangan fokus sejak awal hari. Banyaknya notifikasi yang masuk juga membuat perhatian mudah teralihkan sehingga lebih sulit menentukan prioritas pekerjaan.
Psikiater Nikole Benders-Hadi menjelaskan bahwa menerima terlalu banyak informasi pada pagi hari dapat mengganggu kemampuan otak dalam menyusun prioritas. Akibatnya, seseorang lebih mudah terdistraksi bahkan sebelum benar-benar memulai aktivitas.
Tak hanya memengaruhi konsentrasi, kebiasaan langsung membuka ponsel juga dapat berdampak pada suasana hati. Paparan berita negatif, unggahan media sosial, atau informasi yang memicu tekanan emosional berpotensi menimbulkan rasa cemas dan stres sejak pagi.
Di sisi lain, penggunaan ponsel yang berlebihan setelah bangun tidur juga dapat mengurangi produktivitas. Waktu yang seharusnya dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri justru habis untuk menggulir media sosial, membaca berita, atau berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain.
Agar pagi dimulai dengan lebih baik, penggunaan ponsel sebaiknya dibatasi. Mengawali hari dengan minum air putih, melakukan peregangan ringan, berolahraga singkat, atau menyusun agenda harian dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih siap menjalani aktivitas.
Membangun rutinitas pagi yang sehat juga dapat meningkatkan fokus, menjaga suasana hati, dan membantu seseorang lebih produktif sepanjang hari. (rin/fir)