PROKALTENG.CO-,
Insiden ini mengakibatkan sebuah tiang rambu jalan roboh hingga menghalangi jalur bebas hambatan dan memicu kemacetan lalu lintas. Menurut laporan pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Mobil dinas TNIÂ tersebut awalnya melaju dari arah Timur menuju ke Barat sebelum akhirnya kehilangan kendali di lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian di KM 9.800 Tol Dalam Kota
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, membeberkan kronologi awal runtutan kecelakaan tersebut.
“Setibanya di TKP tepatnya di offramp Pulo dia/ KM 9.800 (A), tiba-tiba kendaraan hilang kendali dan menabrak separator serta tiang rambu-rambu di lokasi tersebut,” ujar Kharisma, Kamis (9/7).
Hantaman keras dari kendaraan taktis tersebut membuat plang atau tiang rambu jalan di tepi tol langsung roboh ke badan jalan.
Dua Korban Luka Dilarikan ke RS AD Ridwan Meuraksa
Insiden ini mengakibatkan dua orang penumpang di dalam mobil dinas tersebut mengalami luka-luka. Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. “Penumpang 2 orang, laki-laki dan perempuan. Laki-laki mengalami luka di kedua kaki, sedangkan perempuan luka di bagian wajah.
Selanjutnya korban dievakuasi dibawa ke RS AD Ridwan Meuraksa Jakarta Timur,” kata Kharisma. POM TNI dan Jasa Marga Turun Tangan di Lokasi Tak lama setelah kejadian, pihak Polisi Militer (POM) TNI langsung merapat ke lokasi kecelakaan untuk melakukan penanganan lebih lanjut bersama pihak kepolisian. “Dari POM TNI juga sudah datang karena yang terlibat laka (kecelakaan) anggota TNI,” jelas Kharisma.
Sementara itu, kendaraan dinas yang terlibat saat ini sudah diamankan oleh petugas. Proses evakuasi tiang rambu yang roboh masih terus diupayakan oleh petugas dari Jasa Marga dengan mengerahkan alat berat guna membersihkan material yang sempat menghalangi jalan.
Situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi perlahan mulai terurai dan tidak mengalami kemacetan panjang. Namun, para pengendara roda empat diimbau untuk tetap menurunkan laju kendaraannya saat melintasi area sekitar evakuasi. (jpg)


