Call Center 112 Palangka Raya Didominasi Evakuasi Tawon dan Ular

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya berhasil menangani 95 laporan masyarakat melalui layanan Call Center 112 selama Juni 2026. Dari total laporan tersebut, mayoritas merupakan penanganan nonkedaruratan, seperti evakuasi tawon dan ular. Layanan ini beroperasi selama 24 jam dengan respons sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk setiap laporan yang diterima.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, mengatakan Call Center 112 terus menjadi garda terdepan dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat, baik kondisi darurat maupun nonkedaruratan.

“Seluruh laporan yang masuk kami tindak lanjuti sesuai standar operasional prosedur (SOP). Petugas piket selalu siaga selama 24 jam dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan profesional,” ujarnya pada Selasa (7/7/2026).

Baca Juga :  Palangka Raya Naikkan Insentif Ketua RT dan RW Jadi Rp 500 Ribu per Bulan

Berdasarkan data Disdamkarmat, dari 95 laporan yang diterima selama Juni, sebanyak 34 laporan merupakan kejadian kedaruratan atau sekitar 36 persen, sedangkan 61 laporan lainnya merupakan kasus nonkedaruratan.

Pada kategori kedaruratan, petugas menangani 13 kebakaran, 1 kecelakaan lalu lintas, dan 3 penanganan orang sakit. Sementara itu, kategori nonkedaruratan didominasi 23 evakuasi tawon dan 22 evakuasi ular. Selain itu, terdapat 1 evakuasi musang, 1 evakuasi kucing, 1 evakuasi biawak, serta 31 penanganan lainnya.

Urianinu menilai tingginya jumlah laporan nonkedaruratan menunjukkan masyarakat semakin memahami fungsi layanan 112 sebagai pusat pengaduan yang dapat diakses kapan saja.

“Petugas kami tidak hanya menangani kebakaran. Banyak laporan penyelamatan hewan liar yang masuk dan semuanya kami respons sesuai tingkat urgensinya. Ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Mengejutkan! Ular Piton Sepanjang 5 Meter Ditemukan Bergelantungan di Dapur Rumah Warga

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 112 secara bijak dan tidak melakukan panggilan palsu sehingga petugas dapat tetap fokus memberikan pelayanan kepada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

“Kami berharap masyarakat terus mendukung layanan ini dengan menggunakan Call Center 112 secara bertanggung jawab. Dengan begitu, setiap laporan dapat ditangani secara maksimal dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya berhasil menangani 95 laporan masyarakat melalui layanan Call Center 112 selama Juni 2026. Dari total laporan tersebut, mayoritas merupakan penanganan nonkedaruratan, seperti evakuasi tawon dan ular. Layanan ini beroperasi selama 24 jam dengan respons sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk setiap laporan yang diterima.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, mengatakan Call Center 112 terus menjadi garda terdepan dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat, baik kondisi darurat maupun nonkedaruratan.

“Seluruh laporan yang masuk kami tindak lanjuti sesuai standar operasional prosedur (SOP). Petugas piket selalu siaga selama 24 jam dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan profesional,” ujarnya pada Selasa (7/7/2026).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Palangka Raya Naikkan Insentif Ketua RT dan RW Jadi Rp 500 Ribu per Bulan

Berdasarkan data Disdamkarmat, dari 95 laporan yang diterima selama Juni, sebanyak 34 laporan merupakan kejadian kedaruratan atau sekitar 36 persen, sedangkan 61 laporan lainnya merupakan kasus nonkedaruratan.

Pada kategori kedaruratan, petugas menangani 13 kebakaran, 1 kecelakaan lalu lintas, dan 3 penanganan orang sakit. Sementara itu, kategori nonkedaruratan didominasi 23 evakuasi tawon dan 22 evakuasi ular. Selain itu, terdapat 1 evakuasi musang, 1 evakuasi kucing, 1 evakuasi biawak, serta 31 penanganan lainnya.

Urianinu menilai tingginya jumlah laporan nonkedaruratan menunjukkan masyarakat semakin memahami fungsi layanan 112 sebagai pusat pengaduan yang dapat diakses kapan saja.

“Petugas kami tidak hanya menangani kebakaran. Banyak laporan penyelamatan hewan liar yang masuk dan semuanya kami respons sesuai tingkat urgensinya. Ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Mengejutkan! Ular Piton Sepanjang 5 Meter Ditemukan Bergelantungan di Dapur Rumah Warga

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 112 secara bijak dan tidak melakukan panggilan palsu sehingga petugas dapat tetap fokus memberikan pelayanan kepada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.

“Kami berharap masyarakat terus mendukung layanan ini dengan menggunakan Call Center 112 secara bertanggung jawab. Dengan begitu, setiap laporan dapat ditangani secara maksimal dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru