Konser Denny Caknan di Surabaya Ricuh, 2 Orang Alami Patah Tulang dan Dioperasi

PROKALTENG.CO-Dua korban kericuhan Konser Denny Caknan di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Minggu malam (5/7), mengalami patah tulang hingga harus menjalani operasi di RSUD Soewandhie.

Korban adalah seorang anggota Babinsa (TNI) berinisial S dan seorang personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya berinisial F, yang bertugas mengamankan jalannya acara.

“Jadi dua orang yang mengalami patah tulang (akibat kericuhan konser Denny Caknan), sedangkan yang lainnya sudah dipulangkan, itu Damkar dan Babinsa,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Gedung DPRD, Senin (6/7).

Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa ada 12 orang yang mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Dr Soewandhie akibat kericuhan konser tersebut. Namun, 10 di antaranya sudah dipulangkan.

Baca Juga :  Konser Bareng Erwin Gutawa, Kris Dayanti Siapkan Tiga Mikrofon

“Dari laporan teman-teman RSUD Soewandhie, ada 12 orang yang masuk ke RS. Sebagian besar langsung pulang malam itu juga, dan ada yang pulang pagi ini, karena tidak ada kondisi yang membahayakan,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Kota Pahlawan tersebut memastikan baiaya pengobatan dua korban patah tulang akan ditanggung oleh Pemkot Surabaya. Pihaknya juga melakukan evaluasi agar kejadian serupa tak terulang.

“Sudah dibantu (biaya pengobatan dua korban insiden konser Denny Caknan di Surabaya Expo Center), kita juga melakukan evaluasi menyeluruh,” pungkas Wali Kota Surabaya tersebut.

Electronic money exchangers listing

Kronologi singkat

Konser Denny Caknan merupakan bagian dari Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks THR, Minggu (5/7), yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Baca Juga :  Tragedi Liburan: Melintas Medan Curam, Guru SD 4 Palangka Meninggal Alami Laka Tunggal di Bangli

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, kericuhan bermula saat pintu pagar area konser ditutup oleh panitia sekitar pukul 19.00 WIB. Namun di area luar, penonton membludak dan masih banyak yang belum bisa masuk.

Ribuan penonton berdesakan di area pintu masuk vanue konser Denny Caknan. Situasi semakin tidak terkendali ketika penonton di barisan depan saling dorong hingga pagar pembatas ambruk dan melukai sejumlah orang. (jpg)

PROKALTENG.CO-Dua korban kericuhan Konser Denny Caknan di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Minggu malam (5/7), mengalami patah tulang hingga harus menjalani operasi di RSUD Soewandhie.

Korban adalah seorang anggota Babinsa (TNI) berinisial S dan seorang personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya berinisial F, yang bertugas mengamankan jalannya acara.

“Jadi dua orang yang mengalami patah tulang (akibat kericuhan konser Denny Caknan), sedangkan yang lainnya sudah dipulangkan, itu Damkar dan Babinsa,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Gedung DPRD, Senin (6/7).

Electronic money exchangers listing

Dalam kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa ada 12 orang yang mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Dr Soewandhie akibat kericuhan konser tersebut. Namun, 10 di antaranya sudah dipulangkan.

Baca Juga :  Konser Bareng Erwin Gutawa, Kris Dayanti Siapkan Tiga Mikrofon

“Dari laporan teman-teman RSUD Soewandhie, ada 12 orang yang masuk ke RS. Sebagian besar langsung pulang malam itu juga, dan ada yang pulang pagi ini, karena tidak ada kondisi yang membahayakan,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Kota Pahlawan tersebut memastikan baiaya pengobatan dua korban patah tulang akan ditanggung oleh Pemkot Surabaya. Pihaknya juga melakukan evaluasi agar kejadian serupa tak terulang.

“Sudah dibantu (biaya pengobatan dua korban insiden konser Denny Caknan di Surabaya Expo Center), kita juga melakukan evaluasi menyeluruh,” pungkas Wali Kota Surabaya tersebut.

Kronologi singkat

Konser Denny Caknan merupakan bagian dari Soft Launching Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks THR, Minggu (5/7), yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Baca Juga :  Tragedi Liburan: Melintas Medan Curam, Guru SD 4 Palangka Meninggal Alami Laka Tunggal di Bangli

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, kericuhan bermula saat pintu pagar area konser ditutup oleh panitia sekitar pukul 19.00 WIB. Namun di area luar, penonton membludak dan masih banyak yang belum bisa masuk.

Ribuan penonton berdesakan di area pintu masuk vanue konser Denny Caknan. Situasi semakin tidak terkendali ketika penonton di barisan depan saling dorong hingga pagar pembatas ambruk dan melukai sejumlah orang. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru