Bazar UMKM! Jadi Panggung Promosi, Ditargetkan Mampu Dongkrak Daya Saing Produk Lokal

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Ratusan produk unggulan lokal memadati area Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar di Swalayan UMKM Sampit, Rabu sore (10/6).

Acara yang diinisiasi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini langsung diserbu warga dan mendapat sambutan hangat dari para pelaku usaha.

Ajang kreatif ini, merupakan buah sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), Polres Kotim, dan komunitas UMKM.

Selain menjadi panggung promosi, gelaran ini ditargetkan mampu mendongkrak daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar yang lebih menjanjikan.

Bupati Kotim, H Halikinnor, memberikan apresiasi tinggi atas membeludaknya partisipasi pelaku usaha dalam bazar tersebut.

Menurutnya, antusiasme ini menjadi sinyal kuat bahwa pelaku ekraf di Kotim membutuhkan lebih banyak ruang pameran langsung untuk menjangkau konsumen.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesejahteraan Anggota KORPRI di Lingkungan Pemkab Kotim

“Terima kasih kepada Polres Kotim dan semua pihak yang terlibat. Antusiasme pelaku UMKM sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa ruang-ruang promosi seperti ini memang sangat dinantikan dan dibutuhkan,” ujar Halikinnor.

Electronic money exchangers listing

Halikin menilai, skema bazar tatap muka selalu berhasil menciptakan dampak instan terhadap perputaran ekonomi. Kehadiran puluhan stan terbukti ampuh memantik magnet kerumunan masyarakat untuk datang dan berbelanja.

“Saat bazar dibuka, interaksi jual-beli langsung tercipta. Ini adalah cara paling efektif untuk mengenalkan produk lokal, sekaligus menyuntik omzet penjualan mereka secara nyata,” tambahnya.

Halikinnor menekankan agar momentum ini tidak berhenti sebagai wadah transaksi musiman atau jangka pendek semata. Hasil dari bazar ini harus mampu membuka keran kemitraan serta jaringan bisnis yang lebih luas bagi para pelaku usaha.

Baca Juga :  Lama Terbengkalai, Bupati Minta Dinas Terkait Lanjutkan Pembangunan Pasar Mengkikit

Ia optimistis, produk olahan Kotim punya taji dan potensi besar untuk menembus pasar luar daerah, jika dikawal dengan promosi serta kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan.

“Target kita ke depan, produk UMKM Kotim tidak hanya jago kandang dan dikonsumsi warga Sampit saja. Produk kita harus mampu merambah pasar regional hingga nasional melalui kerja sama antardaerah,” tegasnya.

Mengapresiasi konsep acara, Halikinnor memuji langkah Polres Kotim yang mengawinkan peringatan Hari Bhayangkara dengan pesta ekonomi rakyat. Langkah ini dinilai cerdas karena mampu menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi akar rumput.

“Kami berharap bazar UMKM dalam rangka Hari Bhayangkara ini dikukuhkan menjadi agenda tahunan dengan skala kegiatan dan jumlah peserta yang jauh lebih besar ke depannya,” pungkas bupati. (bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Ratusan produk unggulan lokal memadati area Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar di Swalayan UMKM Sampit, Rabu sore (10/6).

Acara yang diinisiasi dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini langsung diserbu warga dan mendapat sambutan hangat dari para pelaku usaha.

Ajang kreatif ini, merupakan buah sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), Polres Kotim, dan komunitas UMKM.

Electronic money exchangers listing

Selain menjadi panggung promosi, gelaran ini ditargetkan mampu mendongkrak daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar yang lebih menjanjikan.

Bupati Kotim, H Halikinnor, memberikan apresiasi tinggi atas membeludaknya partisipasi pelaku usaha dalam bazar tersebut.

Menurutnya, antusiasme ini menjadi sinyal kuat bahwa pelaku ekraf di Kotim membutuhkan lebih banyak ruang pameran langsung untuk menjangkau konsumen.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesejahteraan Anggota KORPRI di Lingkungan Pemkab Kotim

“Terima kasih kepada Polres Kotim dan semua pihak yang terlibat. Antusiasme pelaku UMKM sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa ruang-ruang promosi seperti ini memang sangat dinantikan dan dibutuhkan,” ujar Halikinnor.

Halikin menilai, skema bazar tatap muka selalu berhasil menciptakan dampak instan terhadap perputaran ekonomi. Kehadiran puluhan stan terbukti ampuh memantik magnet kerumunan masyarakat untuk datang dan berbelanja.

“Saat bazar dibuka, interaksi jual-beli langsung tercipta. Ini adalah cara paling efektif untuk mengenalkan produk lokal, sekaligus menyuntik omzet penjualan mereka secara nyata,” tambahnya.

Halikinnor menekankan agar momentum ini tidak berhenti sebagai wadah transaksi musiman atau jangka pendek semata. Hasil dari bazar ini harus mampu membuka keran kemitraan serta jaringan bisnis yang lebih luas bagi para pelaku usaha.

Baca Juga :  Lama Terbengkalai, Bupati Minta Dinas Terkait Lanjutkan Pembangunan Pasar Mengkikit

Ia optimistis, produk olahan Kotim punya taji dan potensi besar untuk menembus pasar luar daerah, jika dikawal dengan promosi serta kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan.

“Target kita ke depan, produk UMKM Kotim tidak hanya jago kandang dan dikonsumsi warga Sampit saja. Produk kita harus mampu merambah pasar regional hingga nasional melalui kerja sama antardaerah,” tegasnya.

Mengapresiasi konsep acara, Halikinnor memuji langkah Polres Kotim yang mengawinkan peringatan Hari Bhayangkara dengan pesta ekonomi rakyat. Langkah ini dinilai cerdas karena mampu menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi akar rumput.

“Kami berharap bazar UMKM dalam rangka Hari Bhayangkara ini dikukuhkan menjadi agenda tahunan dengan skala kegiatan dan jumlah peserta yang jauh lebih besar ke depannya,” pungkas bupati. (bah/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru