NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Ada pemandangan berbeda di jalanan protokol Kota Nanga Bulik belakangan ini. Jajaran Polres Lamandau tampak lebih intens melakukan patroli wilayah.
Uniknya, patroli kali ini tidak menggunakan kendaraan bermotor, melainkan menggunakan sepeda engkol.
Kegiatan patroli bersepeda ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Lamandau.
Sambil mengayuh pedal, mereka menyisir berbagai sudut kota untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Kapolres Lamandau menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai salah satu upaya nyata Polri dalam mendukung efisiensi energi.
Dengan beralih sejenak dari kendaraan bermotor ke sepeda, Polres Lamandau berhasil menekan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Patroli bersepeda ini memang kami rutinkan sebagai langkah untuk mengirit penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Selain lebih ramah lingkungan, ini adalah bentuk adaptasi kita dalam menggunakan sarana yang ada secara efektif,” ujar AKBP Joko Handono, Sabtu (9/5) kepada Wartawan.
Selain faktor ekonomi dan lingkungan, Kapolres menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kesehatan bagi personelnya.
Padatnya rutinitas kepolisian seringkali membuat tensi kerja meningkat, sehingga bersepeda menjadi solusi yang menyenangkan.
Bersepeda secara rutin membantu meningkatkan fisik personel agar tetap prima dalam melayani masyarakat.
Menikmati suasana kota secara langsung tanpa sekat kaca mobil membantu mengurangi stres kerja dan dengan bersepeda, polisi lebih mudah berinteraksi dan menyapa warga yang ditemui di jalan secara langsung.
“Bukan hanya soal irit BBM, tapi ini juga untuk menjaga kebugaran dan olahraga agar pikiran tidak tegang. Kalau badan sehat dan suasana hati senang, pelayanan kepada masyarakat tentu akan lebih maksimal,” tambah Kapolres.
Melalui patroli bersepeda ini, Polres Lamandau berharap dapat terus menjalin kedekatan dengan warga Nanga Bulik.
Selain memastikan keamanan, kehadiran polisi di tengah masyarakat dengan gaya yang lebih santai dan sehat ini diharapkan dapat memberikan rasa aman yang lebih sejuk dan humanis. (bib)


