Soal Kedisiplinan dan Etika ASN, Bupati Barito Utara: Saya Tak Butuh Orang Pintar Tanpa Etika

MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti apel gabungan, Senin (20/4). Momen tersebut dimanfaatkan Bupati H. Shalahuddin untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memberikan peringatan keras.

Dalam amanatnya, Shalahuddin menyoroti tiga hal utama: kualitas kerja, kedisiplinan, dan etika. Menurutnya, masyarakat saat ini tidak lagi sekadar mendengar janji, melainkan menuntut bukti nyata dari pelayanan publik.

“Jangan kendorkan kualitas kerja,” tegas orang nomor satu di Barito Utara itu di hadapan seluruh peserta apel.

Ia mengancam akan memisahkan barisan ASN yang kedapatan tidak melengkapi administrasi dan tugas. Tindakan tegas berupa teguran pun siap dijatuhkan.

“Ini menjadi titik balik untuk menegakkan kedisiplinan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Pusat Kota Muara Teweh Dimulai

Bupati juga menilai cara berpakaian mencerminkan keseriusan seseorang dalam bekerja. Karena itu, ia meminta seluruh ASN bekerja maksimal tanpa tawar-menawar.

Sorotan paling tajam disampaikan Shalahuddin menyangkut etika. Dengan nada tegas, ia menyatakan tidak membutuhkan pegawai yang cerdas tetapi tidak memiliki tata krama.

Electronic money exchangers listing

“Saya tidak perlu orang pintar tapi tidak punya etika. Kita perlu orang pintar dan punya etika. Ia harus menjaga harga martabat serta harga dirinya,” ucapnya.

Apel gabungan kali ini, lanjut bupati, menjadi langkah penting untuk mengevaluasi kolaborasi antarinstansi. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak mungkin diraih sendirian, melainkan harus melalui kerja sama dan kesamaan persepsi.

“Lingkungan positif akan menghasilkan dampak yang positif juga. Kita akan hebat apabila di lingkungan kita semuanya hebat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Manfaatkan Bulan Suci Ramadan Momentum Meningkatkan Ibadah dan Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Di akhir arahannya, Shalahuddin mengingatkan bahwa ASN memiliki banyak kewajiban hukum yang harus dipatuhi. Disiplin, kerja keras, dan semangat, baginya wajib digelorakan kembali demi pembangunan daerah. (ren/kpg)

MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti apel gabungan, Senin (20/4). Momen tersebut dimanfaatkan Bupati H. Shalahuddin untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memberikan peringatan keras.

Dalam amanatnya, Shalahuddin menyoroti tiga hal utama: kualitas kerja, kedisiplinan, dan etika. Menurutnya, masyarakat saat ini tidak lagi sekadar mendengar janji, melainkan menuntut bukti nyata dari pelayanan publik.

“Jangan kendorkan kualitas kerja,” tegas orang nomor satu di Barito Utara itu di hadapan seluruh peserta apel.

Electronic money exchangers listing

Ia mengancam akan memisahkan barisan ASN yang kedapatan tidak melengkapi administrasi dan tugas. Tindakan tegas berupa teguran pun siap dijatuhkan.

“Ini menjadi titik balik untuk menegakkan kedisiplinan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelebaran Jalan Pusat Kota Muara Teweh Dimulai

Bupati juga menilai cara berpakaian mencerminkan keseriusan seseorang dalam bekerja. Karena itu, ia meminta seluruh ASN bekerja maksimal tanpa tawar-menawar.

Sorotan paling tajam disampaikan Shalahuddin menyangkut etika. Dengan nada tegas, ia menyatakan tidak membutuhkan pegawai yang cerdas tetapi tidak memiliki tata krama.

“Saya tidak perlu orang pintar tapi tidak punya etika. Kita perlu orang pintar dan punya etika. Ia harus menjaga harga martabat serta harga dirinya,” ucapnya.

Apel gabungan kali ini, lanjut bupati, menjadi langkah penting untuk mengevaluasi kolaborasi antarinstansi. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak mungkin diraih sendirian, melainkan harus melalui kerja sama dan kesamaan persepsi.

“Lingkungan positif akan menghasilkan dampak yang positif juga. Kita akan hebat apabila di lingkungan kita semuanya hebat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Manfaatkan Bulan Suci Ramadan Momentum Meningkatkan Ibadah dan Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Di akhir arahannya, Shalahuddin mengingatkan bahwa ASN memiliki banyak kewajiban hukum yang harus dipatuhi. Disiplin, kerja keras, dan semangat, baginya wajib digelorakan kembali demi pembangunan daerah. (ren/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru