Progres Lisdes Kalteng 44,68 Persen, ESDM–PLN Turun Langsung Cek Lapangan

PROKALTENG.CO – Program Listrik Desa (Lisdes) di Kalimantan Tengah terus digenjot. PT PLN (Persero) UID Kalselteng mencatat progres pembangunan sudah mencapai 44,68 persen, dengan 26 lokasi masih dalam tahap pengerjaan.

Untuk memastikan proyek Lisdes berjalan sesuai target dan standar kualitas, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Eri Nurcahyanto, bersama General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, turun langsung meninjau lokasi di Desa Tumbang Koling, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (18/4).

Eri menegaskan, program Lisdes menjadi bukti kehadiran negara dalam menghadirkan listrik hingga ke pelosok. Menurutnya, akses listrik yang andal tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di desa.

Baca Juga :  Bupati Rizky Pasang Target Seluruh Desa Lamandau Teraliri Listrik 2026

“Program ini bagian dari komitmen pemerintah agar seluruh masyarakat bisa menikmati listrik yang andal. Dampaknya besar, dari peningkatan kesejahteraan hingga mendorong pertumbuhan wilayah,” ujar Eri.

Sementara itu, Iwan Soelistijono menyebut pengecekan lapangan penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai timeline dan memenuhi standar.

“Ini bentuk pengawasan langsung agar progres tetap on track, baik dari sisi waktu maupun kualitas. Lisdes sangat krusial karena menyangkut akses listrik bagi masyarakat yang belum terlayani optimal,” kata Iwan.

PLN, lanjut Iwan, terus mengoptimalkan seluruh sumber daya agar target penyelesaian tercapai tepat waktu.

Electronic money exchangers listing

“Kami optimistis pekerjaan selesai sesuai target. Dengan dukungan semua pihak, masyarakat desa bisa segera menikmati listrik yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga :  DBH Minerba Kalteng Capai Rp801,84 Miliar, ESDM Tegaskan Komitmen Optimalkan PAD

Di sisi lain, Pemerintah Desa Tumbang Koling menyambut baik percepatan pembangunan listrik tersebut. Kasi Umum Desa Tumbang Koling, Hendro, menyebut kehadiran listrik akan membawa perubahan besar bagi warganya.

“Kami sangat mengapresiasi langkah PLN. Listrik ini akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Program Lisdes menjadi salah satu upaya PLN untuk memperluas pemerataan listrik hingga ke wilayah terpencil, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah. (tim)

PROKALTENG.CO – Program Listrik Desa (Lisdes) di Kalimantan Tengah terus digenjot. PT PLN (Persero) UID Kalselteng mencatat progres pembangunan sudah mencapai 44,68 persen, dengan 26 lokasi masih dalam tahap pengerjaan.

Untuk memastikan proyek Lisdes berjalan sesuai target dan standar kualitas, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Eri Nurcahyanto, bersama General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, turun langsung meninjau lokasi di Desa Tumbang Koling, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (18/4).

Eri menegaskan, program Lisdes menjadi bukti kehadiran negara dalam menghadirkan listrik hingga ke pelosok. Menurutnya, akses listrik yang andal tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di desa.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Bupati Rizky Pasang Target Seluruh Desa Lamandau Teraliri Listrik 2026

“Program ini bagian dari komitmen pemerintah agar seluruh masyarakat bisa menikmati listrik yang andal. Dampaknya besar, dari peningkatan kesejahteraan hingga mendorong pertumbuhan wilayah,” ujar Eri.

Sementara itu, Iwan Soelistijono menyebut pengecekan lapangan penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai timeline dan memenuhi standar.

“Ini bentuk pengawasan langsung agar progres tetap on track, baik dari sisi waktu maupun kualitas. Lisdes sangat krusial karena menyangkut akses listrik bagi masyarakat yang belum terlayani optimal,” kata Iwan.

PLN, lanjut Iwan, terus mengoptimalkan seluruh sumber daya agar target penyelesaian tercapai tepat waktu.

“Kami optimistis pekerjaan selesai sesuai target. Dengan dukungan semua pihak, masyarakat desa bisa segera menikmati listrik yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga :  DBH Minerba Kalteng Capai Rp801,84 Miliar, ESDM Tegaskan Komitmen Optimalkan PAD

Di sisi lain, Pemerintah Desa Tumbang Koling menyambut baik percepatan pembangunan listrik tersebut. Kasi Umum Desa Tumbang Koling, Hendro, menyebut kehadiran listrik akan membawa perubahan besar bagi warganya.

“Kami sangat mengapresiasi langkah PLN. Listrik ini akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Program Lisdes menjadi salah satu upaya PLN untuk memperluas pemerataan listrik hingga ke wilayah terpencil, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kalimantan Tengah. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru