PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Seorang pasien di Panti Asuhan Rumah Pemulihan Borneo berinisial M (29). Dilaporkan meninggal dunia di Jalan Sinar Kahayan, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Minggu (12/4/2026).
Menindaklanjuti laporan warga. Personel Polsek Sabangau langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan pengecekan awal dan memastikan situasi tetap kondusif.
Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan pihak panti serta sejumlah saksi guna menggali informasi terkait peristiwa tersebut.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi. Melalui Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq. Menyampaikan bahwa kehadiran personel merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat.
“Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan cepat untuk memastikan situasi tetap aman, serta memberikan kepastian terkait kejadian yang dilaporkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Prokalteng, Senin (13/4/2026).
Diketahui, korban kelahiran Dahuyan Tambuk tersebut bekerja sebagai buruh harian lepas. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, yang bersangkutan diketahui meninggal dunia akibat sakit dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Iya mas, korban meninggal dunia karena sakit, dan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, jenazah akan dimakamkan oleh pihak Kelurahan Kereng Bangkirai. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Seorang pasien di Panti Asuhan Rumah Pemulihan Borneo berinisial M (29). Dilaporkan meninggal dunia di Jalan Sinar Kahayan, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Minggu (12/4/2026).
Menindaklanjuti laporan warga. Personel Polsek Sabangau langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan pengecekan awal dan memastikan situasi tetap kondusif.
Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan pihak panti serta sejumlah saksi guna menggali informasi terkait peristiwa tersebut.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi. Melalui Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq. Menyampaikan bahwa kehadiran personel merupakan bentuk respons cepat atas laporan masyarakat.
“Kami menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan cepat untuk memastikan situasi tetap aman, serta memberikan kepastian terkait kejadian yang dilaporkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Prokalteng, Senin (13/4/2026).
Diketahui, korban kelahiran Dahuyan Tambuk tersebut bekerja sebagai buruh harian lepas. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, yang bersangkutan diketahui meninggal dunia akibat sakit dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Iya mas, korban meninggal dunia karena sakit, dan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, jenazah akan dimakamkan oleh pihak Kelurahan Kereng Bangkirai. (jef)