PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang I Golongan II dan III Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula BPSDM Provinsi Kalteng tersebut mencatat capaian membanggakan, yakni seluruh peserta dinyatakan lulus dengan persentase 100 persen.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran melalui Asisten III Setda Kalteng, Ir. Hj. Sunarti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar formalitas administratif, melainkan menjadi gerbang awal dalam membentuk karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional.
Dalam menghadapi era transformasi dan digitalisasi birokrasi, ASN dituntut untuk meninggalkan pola kerja lama yang lambat serta kurang responsif.
Pemprov Kalteng saat ini terus mendorong tiga pilar utama pembangunan, yakni digitalisasi pelayanan publik untuk meningkatkan akses masyarakat, penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta percepatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Ia juga menegaskan agar para alumni Latsar mampu menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing, dengan menghadirkan inovasi serta keberanian memperbaiki sistem yang belum optimal.
Selain itu, ASN diharapkan memiliki lima kualitas unggul, yaitu attitude (adab), mindset (kritis dan kreatif), karakter (unggul dan berakhlak), value (bermartabat), serta skill (keterampilan inovatif).
“Jangan menjadi ASN yang hanya nyaman di zona aman. Jadilah ASN yang berani berpikir, bertindak, dan bertanggung jawab. Ingat, kita adalah pelayan masyarakat, bukan yang dilayani,” tegasnya, baru-baru ini.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng Nunu Andriani, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa sebanyak 280 peserta Latsar secara resmi dinyatakan lulus 100 persen.
Peserta yang lulus terdiri dari Golongan II (Angkatan 1 dan 2) serta Golongan III (Angkatan 1, 2, 3, 4, dan 5). Adapun peserta didominasi oleh dua kabupaten, yakni Kabupaten Barito Timur sebanyak 212 orang dan Kabupaten Katingan sebanyak 68 orang.
Seluruh peserta telah menjalani rangkaian evaluasi secara ketat sejak pembukaan pada 19 Januari hingga penutupan pada 2 April 2026. Evaluasi tersebut meliputi aspek akademik, penyusunan dan pelaksanaan aktualisasi di instansi masing-masing, serta penilaian sikap, perilaku, dan kompetensi teknis.
Penyelenggaraan Latsar ini bertujuan mencetak ASN yang profesional dan berkarakter, dengan berpedoman pada nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Diharapkan, para lulusan mampu menjalankan peran strategisnya dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta memberikan pelayanan publik yang prima.(yan/kpg)


