Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan baru di FIFA Series 2026. Turnamen ini menjadi panggung awal bagi pelatih baru Garuda, John Herdman, untuk membentuk kerangka tim terbaiknya.
Sebanyak 41 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan menuju turnamen tersebut. Dari jumlah itu, kemungkinan hanya 26 pemain yang akan masuk ke dalam skuad final Timnas Indonesia.
Persaingan menuju skuad inti jelas sangat ketat. Banyak pemain berpengalaman kembali dipanggil untuk memperkuat Tim Garuda.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Ole Romeny kembali masuk dalam daftar panggilan. Mereka menjadi tulang punggung yang diharapkan membawa stabilitas permainan Timnas Indonesia.
Namun, selain pengalaman, ada karakter pemain lain yang juga sangat penting bagi strategi pelatih. Para pemain yang memiliki kemampuan bermain di banyak posisi atau dikenal sebagai pemain versatile.
Dalam sepak bola modern, pemain seperti ini sangat berharga. Mereka memberi fleksibilitas taktik bagi pelatih sekaligus menjadi solusi saat tim menghadapi situasi darurat di lapangan.
Era kepelatihan John Herdman di Timnas Indonesia pun diperkirakan akan sangat memanfaatkan tipe pemain seperti ini. Beberapa nama bahkan mampu bermain di lebih dari tiga posisi berbeda.
Berikut empat pemain versatile yang berpotensi menjadi kartu penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Eliano Reijnders
Nama pertama adalah Eliano Reijnders. Ia bisa disebut sebagai pemain paling fleksibel di skuad Timnas Indonesia saat ini.
Kemampuan bermain di berbagai posisi membuatnya sangat berharga dalam skema permainan tim. Bahkan, Eliano hampir bisa mengisi semua posisi di lapangan kecuali penjaga gawang.
Eliano dikenal sangat nyaman bermain di sisi sayap. Ia bisa beroperasi sebagai bek kanan, bek kiri, gelandang kanan, gelandang kiri, hingga winger di kedua sisi lapangan.
Tak hanya itu, Eliano juga pernah tampil baik saat ditempatkan sebagai gelandang serang atau nomor 10. Perannya di posisi tersebut membuatnya mampu membantu mengatur ritme permainan Timnas Indonesia.
Yakob Sayuri
Pemain kedua yang memiliki fleksibilitas tinggi adalah Yakob Sayuri. Pemain milik Malut United itu dikenal sebagai salah satu winger tercepat di sepak bola Indonesia.
Meski posisi utamanya winger, Yakob sebenarnya bisa bermain di beberapa posisi lain di sektor sayap. Ia juga cukup sering ditempatkan sebagai gelandang sayap maupun bek sayap.
Kecepatan menjadi senjata utama Yakob Sayuri. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan melepaskan tembakan keras dan akurat dari sisi lapangan.
Pengalaman Yakob di Timnas Indonesia juga cukup panjang. Hingga saat ini, ia sudah mengoleksi 29 caps dan mencetak tiga gol untuk Tim Garuda.
Yance Sayuri
Nama berikutnya adalah saudara kembar Yakob, yakni Yance Sayuri. Karakter permainan Yance cukup mirip dengan Yakob, terutama dalam hal fleksibilitas posisi.
Yance juga bisa bermain di berbagai posisi di sektor sayap. Ia mampu mengisi peran sebagai winger, gelandang sayap, hingga bek sayap jika dibutuhkan oleh tim.
Perbedaan utama antara Yance dan Yakob terletak pada kaki dominan. Yance lebih kuat menggunakan kaki kiri, sedangkan Yakob lebih dominan dengan kaki kanan.
Kelebihan lain dari Yance adalah kemampuan tembakan jarak jauh yang cukup berbahaya. Ia beberapa kali menunjukkan akurasi tembakan yang mampu mengancam gawang lawan dari luar kotak penalti.
Meski demikian, Yance harus bekerja keras untuk menembus skuad final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Persaingan di tim asuhan John Herdman saat ini memang sangat ketat.
Nathan Tjoe-A-On
Pemain versatile terakhir dalam daftar ini adalah Nathan Tjoe-A-On. Pemain yang saat ini membela Willem II itu memiliki kemampuan adaptasi posisi yang sangat baik.
Posisi asli Nathan adalah bek kiri. Di posisi tersebut, ia dikenal memiliki disiplin bertahan yang solid serta kemampuan membantu serangan dari sisi lapangan.
Namun, Nathan juga cukup sering dimainkan di posisi lain. Salah satu peran yang pernah ia jalani dengan baik adalah sebagai gelandang bertahan.
Performa Nathan di posisi tersebut bahkan terlihat sangat menonjol saat tampil di Piala Asia U-23 2024. Ia mampu membantu keseimbangan tim dengan kemampuan membaca permainan yang baik.
Keberadaan pemain versatile seperti Eliano Reijnders, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, dan Nathan Tjoe-A-On tentu memberi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia. Mereka memberi opsi taktik yang lebih luas bagi John Herdman.
Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi bagian penting dari strategi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Fleksibilitas posisi mereka bisa menjadi senjata rahasia Tim Garuda untuk menghadapi berbagai lawan di turnamen tersebut.(jpc)


