PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Tujuh tenda pedagang di kawasan Pasar Wadai Ramadan, Jalan Ais Nasution, Kota Palangka Raya, roboh akibat hujan deras disertai angin kencang pada Minggu malam (1/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
“Sekitar jam setengah sepuluh malam kejadiannya, sudah dua kali dibenahi tapi roboh lagi karena angin kencang dan hujan deras,” ujar salah seorang pedagang, Senin (2/3/2026).
Berdasarkan pendataan di lapangan, sedikitnya tujuh lapak terdampak dengan beberapa di antaranya mengalami kerusakan cukup parah, namun tidak ada korban jiwa karena sebagian besar pedagang telah pulang saat kejadian.
“Sebenarnya tenda ini sudah tidak layak lagi, tahun kemarin juga sudah pernah kami sampaikan kalau bisa diganti saja,” tuturnya.
Menanggapi peristiwa tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, membenarkan adanya tujuh tenda yang terdampak angin ribut.
“Dari laporan di lapangan sekitar tujuh tenda terdampak angin ribut sekitar jam 10 malam dan saat ini sedang dalam tahap perbaikan karena pedagang tetap ingin berjualan,” ucapnya.
Dia menambahkan, pihaknya telah meminta agar proses perbaikan dipercepat, sehingga para pedagang bisa kembali beraktivitas seperti biasa pada hari yang sama.
“Tadi saya minta diupayakan supaya sore ini sudah bisa digunakan lagi untuk berdagang, mudah-mudahan timnya ditambah dan bisa selesai hari ini,” katanya.
Terkait kondisi tenda yang dinilai sudah lama dan kurang layak, dia menjelaskan bahwa fasilitas tersebut merupakan sistem sewa dan bukan aset tetap pemerintah daerah, namun pihaknya tetap akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang selama Pasar Wadai Ramadan berlangsung.
“Kalau dulu bukan karena angin, yang ini memang murni karena angin kencang, tapi tetap akan kami evaluasi,” tutupnya. (adr)


