26.5 C
Jakarta
Saturday, February 28, 2026

Bernardo Tavares dan Persebaya Surabaya Siap Bikin Persib Bandung Terpeleset

Persebaya Surabaya makin pede menatap laga panas kontra Persib Bandung usai kemenangan krusial atas PSM Makassar. Pelatih Bernardo Tavares terang-terangan menyebut hasil itu sebagai suntikan moral jelang duel penentuan di Stadion Gelora Bung Tomo.

Green Force menundukkan PSM dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (25/02/2026) malam. Tiga poin itu bukan sekadar angka, tetapi momentum kebangkitan setelah sempat diterpa tren kurang meyakinkan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tak menutup arti penting kemenangan tersebut bagi mental timnya. Ia menilai suasana ruang ganti berubah drastis ketika pemain kembali merasakan manisnya kemenangan.

“Jadi sangat penting bagi kami untuk menang. Karena dengan menang, pemain merasa senang dan mendapatkan kepercayaan diri,” kata Tavares usai laga.

Ucapan itu menegaskan atmosfer positif yang kini menyelimuti skuad Green Force.

Tavares juga menyoroti perbedaan signifikan dalam proses melatih tim yang sedang berada di jalur kemenangan. Menurutnya, energi latihan dan respons pemain jauh lebih hidup ketika rasa percaya diri tumbuh.

“Sebagai pelatih, melatih tim yang menang sangat berbeda dengan melatih tim yang kalah dan tidak punya kepercayaan diri,” tegasnya. Kalimat itu seperti alarm bagi lawan-lawan Persebaya Surabaya yang akan datang ke Surabaya.

Electronic money exchangers listing

Kemenangan atas PSM terasa semakin krusial karena laga berikutnya bukan pertandingan biasa. Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu Persib Bandung dalam big match pekan ke-24 Super League 2025/2026.

“Saya berharap dengan kemenangan ini, pemain lebih percaya diri. Karena laga berikutnya melawan Persib yang punya skuad bagus,” jelasnya.

Baca Juga :  Kebut Revisi PP, memungkinkan PON Dilaksanakan di Lebih dari Satu Prov

Tantangan besar sudah menanti di depan mata, dan Persebaya Surabaya ingin menyambutnya dengan kepala tegak.

Laga Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung akan digelar pada Senin (02/03/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Atmosfer GBT dipastikan membara, apalagi posisi kedua tim di klasemen terpaut cukup jauh.

Berdasarkan klasemen sementara Super League 2025/2026 per Jumat (27/2/2026), Persib Bandung masih kokoh di puncak.

Maung Bandung mengoleksi 53 poin dari 22 laga dengan rekor 17 menang, 2 imbang, dan 3 kalah serta selisih gol +26.

Di bawah Persib, Persija Jakarta menempel dengan 50 poin dari 23 pertandingan. Borneo Samarinda berada di posisi ketiga dengan 49 poin, disusul Malut United di peringkat keempat dengan 41 poin.

Persebaya Surabaya sendiri kini menempati posisi kelima dengan 38 poin dari 23 laga.

Catatan 10 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 5 kekalahan membuat mereka masih punya peluang merangsek ke empat besar jika mampu menjaga konsistensi.

Duel melawan pemuncak klasemen jelas menjadi ujian sekaligus kesempatan emas bagi Persebaya Surabaya. Jika mampu menjegal Persib, jarak poin bisa dipangkas dan persaingan papan atas makin panas.

Persib datang ke Surabaya dengan status tim paling produktif sekaligus memiliki pertahanan solid, tercermin dari hanya 11 gol kebobolan.

Statistik itu menunjukkan kualitas skuad yang dibangun dengan kedalaman pemain mumpuni di tiap lini.

Pada pertemuan pertama musim ini di Bandung, Persib sukses menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0.Kekalahan itu masih membekas dan bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Green Force untuk membalas di kandang sendiri.

Baca Juga :  Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Ambisi Paul Munster Sakiti Mantan

Bermain di hadapan Bonek dan Bonita tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh dari tribun GBT kerap menjadi pembeda ketika laga berjalan ketat dan penuh tekanan.

Momentum psikologis juga berpihak pada tuan rumah yang baru saja meraih kemenangan penting. Rasa percaya diri yang kembali tumbuh diharapkan membuat para pemain tampil lebih lepas dan berani mengambil inisiatif.

 

Di sisi lain, Persib pasti tak ingin takhtanya terusik. Tiga poin di Surabaya akan semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak sekaligus menjauh dari kejaran para pesaing.

Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. Persebaya Surabaya akan berusaha menekan, sementara Persib mengandalkan organisasi permainan rapi dan efektivitas serangan.

Bagi Bernardo Tavares, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin.

Ini tentang menguji karakter timnya, membuktikan perkembangan mental, dan menunjukkan Persebaya Surabaya pantas diperhitungkan dalam perburuan gelar.

Jika Green Force mampu menaklukkan Persib, pesan kuat akan terkirim ke seluruh kontestan liga. Persebaya Surabaya bukan lagi sekadar pengganggu, melainkan ancaman nyata bagi puncak klasemen.

Kini, semua mata tertuju ke Gelora Bung Tomo pada Senin malam nanti. Apakah Persebaya Surabaya benar-benar makin pede dan sanggup menjegal Persib Bandung, atau justru Maung Bandung kian kukuh di singgasana?

Jawabannya akan tersaji dalam 90 menit penuh tensi di Surabaya. Yang jelas, duel ini bukan hanya soal angka di papan klasemen, tetapi juga soal harga diri dan ambisi di jalur juara.(jpc0

Persebaya Surabaya makin pede menatap laga panas kontra Persib Bandung usai kemenangan krusial atas PSM Makassar. Pelatih Bernardo Tavares terang-terangan menyebut hasil itu sebagai suntikan moral jelang duel penentuan di Stadion Gelora Bung Tomo.

Green Force menundukkan PSM dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (25/02/2026) malam. Tiga poin itu bukan sekadar angka, tetapi momentum kebangkitan setelah sempat diterpa tren kurang meyakinkan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tak menutup arti penting kemenangan tersebut bagi mental timnya. Ia menilai suasana ruang ganti berubah drastis ketika pemain kembali merasakan manisnya kemenangan.

Electronic money exchangers listing

“Jadi sangat penting bagi kami untuk menang. Karena dengan menang, pemain merasa senang dan mendapatkan kepercayaan diri,” kata Tavares usai laga.

Ucapan itu menegaskan atmosfer positif yang kini menyelimuti skuad Green Force.

Tavares juga menyoroti perbedaan signifikan dalam proses melatih tim yang sedang berada di jalur kemenangan. Menurutnya, energi latihan dan respons pemain jauh lebih hidup ketika rasa percaya diri tumbuh.

“Sebagai pelatih, melatih tim yang menang sangat berbeda dengan melatih tim yang kalah dan tidak punya kepercayaan diri,” tegasnya. Kalimat itu seperti alarm bagi lawan-lawan Persebaya Surabaya yang akan datang ke Surabaya.

Kemenangan atas PSM terasa semakin krusial karena laga berikutnya bukan pertandingan biasa. Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu Persib Bandung dalam big match pekan ke-24 Super League 2025/2026.

“Saya berharap dengan kemenangan ini, pemain lebih percaya diri. Karena laga berikutnya melawan Persib yang punya skuad bagus,” jelasnya.

Baca Juga :  Kebut Revisi PP, memungkinkan PON Dilaksanakan di Lebih dari Satu Prov

Tantangan besar sudah menanti di depan mata, dan Persebaya Surabaya ingin menyambutnya dengan kepala tegak.

Laga Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung akan digelar pada Senin (02/03/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Atmosfer GBT dipastikan membara, apalagi posisi kedua tim di klasemen terpaut cukup jauh.

Berdasarkan klasemen sementara Super League 2025/2026 per Jumat (27/2/2026), Persib Bandung masih kokoh di puncak.

Maung Bandung mengoleksi 53 poin dari 22 laga dengan rekor 17 menang, 2 imbang, dan 3 kalah serta selisih gol +26.

Di bawah Persib, Persija Jakarta menempel dengan 50 poin dari 23 pertandingan. Borneo Samarinda berada di posisi ketiga dengan 49 poin, disusul Malut United di peringkat keempat dengan 41 poin.

Persebaya Surabaya sendiri kini menempati posisi kelima dengan 38 poin dari 23 laga.

Catatan 10 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 5 kekalahan membuat mereka masih punya peluang merangsek ke empat besar jika mampu menjaga konsistensi.

Duel melawan pemuncak klasemen jelas menjadi ujian sekaligus kesempatan emas bagi Persebaya Surabaya. Jika mampu menjegal Persib, jarak poin bisa dipangkas dan persaingan papan atas makin panas.

Persib datang ke Surabaya dengan status tim paling produktif sekaligus memiliki pertahanan solid, tercermin dari hanya 11 gol kebobolan.

Statistik itu menunjukkan kualitas skuad yang dibangun dengan kedalaman pemain mumpuni di tiap lini.

Pada pertemuan pertama musim ini di Bandung, Persib sukses menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0.Kekalahan itu masih membekas dan bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Green Force untuk membalas di kandang sendiri.

Baca Juga :  Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Ambisi Paul Munster Sakiti Mantan

Bermain di hadapan Bonek dan Bonita tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh dari tribun GBT kerap menjadi pembeda ketika laga berjalan ketat dan penuh tekanan.

Momentum psikologis juga berpihak pada tuan rumah yang baru saja meraih kemenangan penting. Rasa percaya diri yang kembali tumbuh diharapkan membuat para pemain tampil lebih lepas dan berani mengambil inisiatif.

 

Di sisi lain, Persib pasti tak ingin takhtanya terusik. Tiga poin di Surabaya akan semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak sekaligus menjauh dari kejaran para pesaing.

Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. Persebaya Surabaya akan berusaha menekan, sementara Persib mengandalkan organisasi permainan rapi dan efektivitas serangan.

Bagi Bernardo Tavares, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin.

Ini tentang menguji karakter timnya, membuktikan perkembangan mental, dan menunjukkan Persebaya Surabaya pantas diperhitungkan dalam perburuan gelar.

Jika Green Force mampu menaklukkan Persib, pesan kuat akan terkirim ke seluruh kontestan liga. Persebaya Surabaya bukan lagi sekadar pengganggu, melainkan ancaman nyata bagi puncak klasemen.

Kini, semua mata tertuju ke Gelora Bung Tomo pada Senin malam nanti. Apakah Persebaya Surabaya benar-benar makin pede dan sanggup menjegal Persib Bandung, atau justru Maung Bandung kian kukuh di singgasana?

Jawabannya akan tersaji dalam 90 menit penuh tensi di Surabaya. Yang jelas, duel ini bukan hanya soal angka di papan klasemen, tetapi juga soal harga diri dan ambisi di jalur juara.(jpc0

Terpopuler

Artikel Terbaru