26.7 C
Jakarta
Tuesday, March 10, 2026

Mau Cuci Baju, Penghuni Kost Kaget Temukan Ular Piton di Bawah Mesin Cuci

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi seorang penghuni kost di Jalan G Obos VII, Palangka Raya, yang hendak mencuci pakaian mendadak berubah jadi momen menegangkan. Ia dikejutkan dengan kemunculan ular piton di bawah mesin cuci, Jumat (20/2/2026).

Ular piton sepanjang kurang lebih 1 meter dengan diameter sekitar tiga per empat inci itu pertama kali terlihat saat penghuni kost hendak mengambil sikat untuk membersihkan lumut di lantai. Bukannya sikat yang didapat, seekor anak piton justru tampak melingkar diam di sudut bawah mesin cuci.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto, membenarkan adanya evakuasi ular tersebut. Laporan masuk setelah pelapor panik dan merasa ketakutan melihat reptil itu berada sangat dekat dengan area aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Palangka Raya Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kalteng 2026

“Pelapor awalnya mau mencuci pakaian sekaligus membersihkan lantai. Saat mau ambil sikat, dia melihat anak ular piton di bawah mesin cuci. Karena takut, dia langsung menghubungi kami minta bantuan,” kata Sucipto.

Sebelum menelepon petugas, pelapor sempat menceritakan kejadian itu kepada rekannya. Ia kemudian disarankan agar segera menghubungi Tim Rescue Damkar. Untuk mempercepat penanganan, pelapor juga mengirimkan foto ular, lokasi (serlok), dan nomor kontak.

Tim Rescue Regu 3 DPKP Kota Palangka Raya yang tiba di lokasi langsung diarahkan ke titik keberadaan ular. Saat pertama ditemukan, ular terlihat diam seolah tidak bergerak.

“Proses evakuasi sekitar 30 menit. Ular sempat melakukan perlawanan, tapi berhasil kami jepit dengan alat penjepit khusus hingga akhirnya bisa diamankan,” jelas Sucipto.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Persaingan Poin Ketat, Kalteng Putra Fokus 3 Laga Ini

Setelah berhasil ditangani, ular piton tersebut dimasukkan ke dalam karung dan kemudian dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman warga.

Sucipto mengingatkan warga Palangka Raya agar tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan ular atau satwa liar lainnya di sekitar tempat tinggal. “Segera lapor ke petugas supaya bisa ditangani dengan aman dan tidak membahayakan,” tegasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Aksi seorang penghuni kost di Jalan G Obos VII, Palangka Raya, yang hendak mencuci pakaian mendadak berubah jadi momen menegangkan. Ia dikejutkan dengan kemunculan ular piton di bawah mesin cuci, Jumat (20/2/2026).

Ular piton sepanjang kurang lebih 1 meter dengan diameter sekitar tiga per empat inci itu pertama kali terlihat saat penghuni kost hendak mengambil sikat untuk membersihkan lumut di lantai. Bukannya sikat yang didapat, seekor anak piton justru tampak melingkar diam di sudut bawah mesin cuci.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto, membenarkan adanya evakuasi ular tersebut. Laporan masuk setelah pelapor panik dan merasa ketakutan melihat reptil itu berada sangat dekat dengan area aktivitas sehari-hari.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Palangka Raya Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kalteng 2026

“Pelapor awalnya mau mencuci pakaian sekaligus membersihkan lantai. Saat mau ambil sikat, dia melihat anak ular piton di bawah mesin cuci. Karena takut, dia langsung menghubungi kami minta bantuan,” kata Sucipto.

Sebelum menelepon petugas, pelapor sempat menceritakan kejadian itu kepada rekannya. Ia kemudian disarankan agar segera menghubungi Tim Rescue Damkar. Untuk mempercepat penanganan, pelapor juga mengirimkan foto ular, lokasi (serlok), dan nomor kontak.

Tim Rescue Regu 3 DPKP Kota Palangka Raya yang tiba di lokasi langsung diarahkan ke titik keberadaan ular. Saat pertama ditemukan, ular terlihat diam seolah tidak bergerak.

“Proses evakuasi sekitar 30 menit. Ular sempat melakukan perlawanan, tapi berhasil kami jepit dengan alat penjepit khusus hingga akhirnya bisa diamankan,” jelas Sucipto.

Baca Juga :  Persaingan Poin Ketat, Kalteng Putra Fokus 3 Laga Ini

Setelah berhasil ditangani, ular piton tersebut dimasukkan ke dalam karung dan kemudian dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman warga.

Sucipto mengingatkan warga Palangka Raya agar tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan ular atau satwa liar lainnya di sekitar tempat tinggal. “Segera lapor ke petugas supaya bisa ditangani dengan aman dan tidak membahayakan,” tegasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru