PROKALTENG.CO-Dibukanya Kembali CPNS 2026 menjadi harapan bagi jutaan para pencari kerja, berlaku pula untuk lulusan SMA. Meski demikian, peluang mereka untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 terbuka lebar.
Namun, pemahaman terkait formasi yang bisa mereka isi harus melekat di kepala. Pelamar harus memahami alur pendaftaran melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Persiapan perlu dilakukan meski hingga kini pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini menegaskan pihaknya masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembukaan seleksi CPNS tahun depan.
Selain itu, Kementerian PAN-RB juga tengah melakukan penghitungan kebutuhan pegawai bersama kementerian dan lembaga.
“Kita lihat dulu, belum ada arahan dari bapak presiden. Kan kita harus hitung lagi, karena ini kan per lima tahunan, ini sudah kemarin kan yang 2024,” tuturnya dikutip dari detikFinance, Jumat (2/1/2026).
Saat ini, Kementerian PAN-RB telah memerintahkan semua kementerian dan lembaga untuk melakukan analisis kebutuhan pegawai berdasarkan strategi lima tahun ke depan.
Tindakan ini diambil untuk menentukan keperluan penambahan maupun pengurangan posisi sebelum keputusan untuk membuka seleksi CPNS 2026 dibuat.
Lulusan SMA Bisa Daftar CPNS 2026 di Formasi Ini
Lulusan SMA juga bisa untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 tersedia bagi para lulusan SMA melalui berbagai formasi yang mulai dipersiapkan oleh kementerian dan lembaga.
Informasi ini menarik perhatian para calon pelamar yang ingin mempersiapkan diri lebih awal sebelum pendaftaran resmi dibuka.
Untuk dapat mengikuti seleksi tersebut, pelamar perlu memahami tahapan pendaftaran melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).
Ini mencakup pembuatan akun, pengisian biodata, pemilihan formasi, sampai pengunggahan dokumen.
Yang pasti saat ini, dua kementerian/lembaga telah memberikan indikasi akan adanya pembukaan formasi, yaitu Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kementerian Keuangan Membuka Rekrutan CPNS 2026
Kabar baik dating dari Kemenkeu yang menyatakan akan memfokuskan rekrutmen pada lulusan PKN STAN dan SMA, dengan kuota masing-masing 279 untuk STAN dan 300 untuk SMA.
Lulusan STAN akan ditempatkan sesuai jurusan masing-masing, sementara lulusan SMA direncanakan bertugas sebagai tenaga lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
“Bea Cukai perlu tenaga lapangan. Tenaga teknis Bea Cukai itu kan ada di mana-mana. Karena kurang orang, kami akan rekrut 300 orang lulusan SMA di seluruh Indonesia, direkrut di masing-masing lokasinya,” ujar Purbaya dikutip dari Kantor Berita Antara.
BRIN Membuka Peluang Formasi CPNS 2026
Sementara itu, BRIN juga membuka peluang formasi CPNS 2026 untuk jabatan periset di berbagai bidang prioritas, mulai dari pemuliaan tanaman, nanoteknologi, genomics, hingga teknologi keberlanjutan.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan membutuhkan talent spotting untuk peneliti tangguh yang harus benar-benar diperkuat.
Dokumen yang Wajib Dilengkapi saat Mendaftar CPNS
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Pastikan seluruh data diri pada KTP terbaca dengan jelas (tidak blur). Alangkah baiknya menggunakan KTP elektronik (e-KTP) versi terbaru.
Ijazah
Pastikan menggunakan ijazah asli, bukan fotokopi, kecuali jika diminta secara khusus. Sebelum mengunggah, pastikan format dan ukuran file sudah sesuai ketentuan. Jika melakukan resize, pastikan data pada dokumen tetap terbaca dengan jelas.
Transkip Nilai
Pastikan dokumen yang diunggah adalah transkrip nilai asli (bukan fotokopi). Seluruh nilai harus terlihat jelas dan sesuai dengan data yang diinput pada portal SSCASN.
Pas Foto Terbaru
Calon peserta wajib mengunggah pas foto terbaru berlatar belakang merah, mengenakan pakaian formal berupa kemeja putih tanpa corak.
Swafoto
Gunakan laptop dan pastikan webcam kamu sudah aktif saat berswafoto. Pakai pakaian yang rapi dan sopan. Pastikan posisi wajah tampak jelas di layar.
Surat Lamaran dan Surat Pernyataan
Surat lamaran dan surat pernyataan instansi terkait biasanya telah menyediakan format baku (template) untuk surat lamaran dan surat pernyataan.
Akreditasi Kampus/Prodi
Pastikan dokumen akreditasi yang diunggah adalah akreditasi yang berlaku pada saat kamu lulus, bukan akreditasi terbaru saat ini.
Sertifikat TOELF
Sertifikat ini menjadi syarat wajib pada instansi tertentu (misalnya Kemenlu atau kementerian lainnya). Pastikan skor kamu memenuhi ambang batas minimal yang telah ditentukan oleh masing-masing instansi.
Surat Tanda Registrasi (STR)
Dokumen ini bersifat khusus dan wajib bagi pelamar tenaga kesehatan (seperti Dokter, Perawat, Bidan, dan profesi medis lainnya). Pastikan STR masih dalam masa berlaku.
Pembubuhan Materai
Perhatikan instruksi pada surat lamaran, apakah wajib tulis tangan atau diketik. Jika sudah sesuai, lakukan tanda tangan basah menggunakan pena bertinta hitam. Setelah ditandatangani, bubuhkan meterai sesuai dengan ketentuan yang diminta (meterai tempel atau e-meterai).
(jpg)


