MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara. Menyambut positif dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terjalinnya kerjasama strategis antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah.
Kerjasama ini dinilai sebagai langkah visioner untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
Anggota DPRD Barito Utara, H. Nurul Anwar, menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini merupakan kunci percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah.
“Kami di DPRD melihat kerjasama ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah sinergi strategis yang menyentuh akar permasalahan. Pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan pembangunan SDM yang berkualitas, dan ini adalah langkah nyata,” ujar H. Nurul Anwar, Senin (24/11/2025).
Nurul Anwar juga menyoroti dukungan Muhammadiyah terhadap program pendidikan 16 tahun, yang diusung Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix. Dengan jaringan lembaga pendidikannya yang luas dan berkualitas, Muhammadiyah dianggap menjadi mitra yang tepat untuk mewujudkan visi tersebut.
“Dukungan terhadap program 16 tahun dan rencana pendirian kampus terpadu Muhammadiyah adalah investasi jangka panjang bagi Barito Utara. Kami mendorong agar kerjasama ini segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang dapat langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (ren/kpg)
MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara. Menyambut positif dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terjalinnya kerjasama strategis antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah.
Kerjasama ini dinilai sebagai langkah visioner untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
Anggota DPRD Barito Utara, H. Nurul Anwar, menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini merupakan kunci percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah.
“Kami di DPRD melihat kerjasama ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah sinergi strategis yang menyentuh akar permasalahan. Pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan pembangunan SDM yang berkualitas, dan ini adalah langkah nyata,” ujar H. Nurul Anwar, Senin (24/11/2025).
Nurul Anwar juga menyoroti dukungan Muhammadiyah terhadap program pendidikan 16 tahun, yang diusung Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix. Dengan jaringan lembaga pendidikannya yang luas dan berkualitas, Muhammadiyah dianggap menjadi mitra yang tepat untuk mewujudkan visi tersebut.
“Dukungan terhadap program 16 tahun dan rencana pendirian kampus terpadu Muhammadiyah adalah investasi jangka panjang bagi Barito Utara. Kami mendorong agar kerjasama ini segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang dapat langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (ren/kpg)