22.1 C
Jakarta
Monday, January 12, 2026

Hujan Deras Tak Hentikan Festival Babukung 2025, Ribuan Warga Padati Nanga Bulik

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pembukaan Festival Babukung 2025 di Alun-alun Kota Nanga Bulik berlangsung meriah meski diguyur hujan, Sabtu (8/11/2025). Ribuan warga tetap memadati lokasi untuk menyaksikan festival budaya terbesar di Kabupaten Lamandau itu.

Acara pembukaan dihadiri tokoh penting, seperti Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, Wakil Ketua Komisi III DPD RI Dr. Hj. Erni Daryanti, Anggota DPRD Provinsi Kalteng Sugiarto, Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi S.H, Wakil Bupati Kotim Irawati, serta unsur Forkopimda Kabupaten Lamandau. Kehadiran mereka ikut memperkuat gaung Festival Babukung sebagai agenda budaya unggulan Lamandau.

Pembukaan dimulai dengan penampilan Babukung Karnaval dan Babukung Tari Kreasi yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai kecamatan dan desa. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, seakan ingin menunjukkan bahwa rintik hujan tidak pernah mampu meredam kecintaan mereka pada budaya Dayak.

Baca Juga :  Buka Jalan Kesejahteraan, TMMD Reguler ke-125 di Lamandau Resmi Dimulai Hari Ini

Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra berhalangan hadir.

“Beliau harus memenuhi panggilan Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, sehingga tidak dapat mengikuti pembukaan festival,” ujarnya.

Abdul Hamid menjelaskan bahwa Lamandau Festival 2025 merupakan rangkaian besar yang memadukan Babukung Festival, Lamandau Expo, workshop, hingga konser musik. Agenda ini tidak hanya melestarikan budaya lokal, tapi juga memperkuat citra Lamandau sebagai destinasi wisata eksotis di Borneo.

“Kegiatan ini kami gelar untuk menjadikan festival sebagai daya tarik wisata nasional dan internasional melalui Babukung Festival. Di sisi lain, festival ini memberi ruang promosi bagi UMKM, pelaku usaha, dan investor sekaligus membangun branding Lamandau sebagai daerah perdagangan, industri, dan teknologi. Kami ingin peningkatan kepercayaan investor terlihat nyata,” kata Abdul Hamid.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Terima Sapi Sumbangan Presiden, Distankan Lamandau: Sebelum dan Setelah Disembelih Hewan Diperiksa

Ia menambahkan, festival ini juga menjadi wadah memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kebanggaan generasi muda, serta membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan. Harapannya, tradisi Babukung dan adat masyarakat Lamandau semakin dikenal luas.

“Festival ini membuka peluang usaha bagi panitia, kru, penyedia jasa, hingga seniman. Banyak peluang wirausaha berbasis budaya dan kreativitas yang bisa tumbuh dari sini, khususnya di Kabupaten Lamandau,” tutupnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pembukaan Festival Babukung 2025 di Alun-alun Kota Nanga Bulik berlangsung meriah meski diguyur hujan, Sabtu (8/11/2025). Ribuan warga tetap memadati lokasi untuk menyaksikan festival budaya terbesar di Kabupaten Lamandau itu.

Acara pembukaan dihadiri tokoh penting, seperti Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, Wakil Ketua Komisi III DPD RI Dr. Hj. Erni Daryanti, Anggota DPRD Provinsi Kalteng Sugiarto, Wakil Bupati Sukamara Nur Efendi S.H, Wakil Bupati Kotim Irawati, serta unsur Forkopimda Kabupaten Lamandau. Kehadiran mereka ikut memperkuat gaung Festival Babukung sebagai agenda budaya unggulan Lamandau.

Pembukaan dimulai dengan penampilan Babukung Karnaval dan Babukung Tari Kreasi yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai kecamatan dan desa. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, seakan ingin menunjukkan bahwa rintik hujan tidak pernah mampu meredam kecintaan mereka pada budaya Dayak.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Buka Jalan Kesejahteraan, TMMD Reguler ke-125 di Lamandau Resmi Dimulai Hari Ini

Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra berhalangan hadir.

“Beliau harus memenuhi panggilan Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, sehingga tidak dapat mengikuti pembukaan festival,” ujarnya.

Abdul Hamid menjelaskan bahwa Lamandau Festival 2025 merupakan rangkaian besar yang memadukan Babukung Festival, Lamandau Expo, workshop, hingga konser musik. Agenda ini tidak hanya melestarikan budaya lokal, tapi juga memperkuat citra Lamandau sebagai destinasi wisata eksotis di Borneo.

“Kegiatan ini kami gelar untuk menjadikan festival sebagai daya tarik wisata nasional dan internasional melalui Babukung Festival. Di sisi lain, festival ini memberi ruang promosi bagi UMKM, pelaku usaha, dan investor sekaligus membangun branding Lamandau sebagai daerah perdagangan, industri, dan teknologi. Kami ingin peningkatan kepercayaan investor terlihat nyata,” kata Abdul Hamid.

Baca Juga :  Terima Sapi Sumbangan Presiden, Distankan Lamandau: Sebelum dan Setelah Disembelih Hewan Diperiksa

Ia menambahkan, festival ini juga menjadi wadah memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kebanggaan generasi muda, serta membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan. Harapannya, tradisi Babukung dan adat masyarakat Lamandau semakin dikenal luas.

“Festival ini membuka peluang usaha bagi panitia, kru, penyedia jasa, hingga seniman. Banyak peluang wirausaha berbasis budaya dan kreativitas yang bisa tumbuh dari sini, khususnya di Kabupaten Lamandau,” tutupnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru