24.8 C
Jakarta
Tuesday, February 3, 2026

Agustiar Pastikan Kartu Huma Betang Resmi Diluncurkan 20 Februari Mendatang

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng)  memastikan program andalannya, Kartu Huma Betang akan resmi diluncurkan pada tanggal 20 Februari mendatang, bertepatan dengan satu tahun masa kepemimpinannya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran saat menggelar silaturahmi ‎bersama  insan pers yang tergabung dalam PWI, IJTI, AMSI, SPS, AJI, AWPI, IPJI, SPRI, AJV, Pewarna, dan Media Mitra Pemprov Kalteng di halaman Istana Isen Mulang, Sabtu (31/1/26).

“Nanti kami insyaallah launching Kartu Huma Betang ini pada tanggal 20 Februari,” ujarnya di hadapan awak media.

Orang nomor satu di Kalteng ini menjelaskan bahwa Kartu Huma Betang dirancang sebagai solusi komprehensif bagi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Yantengli Diduga Berbohong

Salah satu manfaat utama kartu ini adalah akses kesehatan gratis. Ia pun menegaskan bahwa pemegang kartu ini akan ditanggung biaya pengobatannya, bahkan untuk penyakit berat seperti jantung, stroke, hingga cuci darah, meskipun BPJS Kesehatan mereka tidak aktif.

“Yang berobat di Kalimantan Tengah gratis, cukup KTP atau Kartu Huma Betang. Kami backup mesti (BPJS) tidak ada atau tidak aktif. Paling parah juga ada jantung, stroke, cuci darah, itu nilainya tinggi, tetap gratis,” tambah Agustiar.

Selain kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi prioritas dalam program kartu tersebut. Kartu ini tidak hanya menjamin sekolah dan kuliah gratis, tetapi juga difokuskan pada pendidikan vokasi agar lulusan siap kerja dan tidak menambah angka pengangguran terdidik.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  1.055 Tekon di Kalteng Mulai Seleksi Wawancara

Gubernur Kalteng tersebut mengakui bahwa saat ini pemprov sedang melakukan efisiensi anggaran yang cukup ketat, termasuk pemangkasan biaya perjalanan dinas dan belanja operasional kantor yang tidak mendesak. Namun, ia menjamin hak-hak masyarakat dan program kesejahteraan tidak akan dipotong.

“Kami pangkas habis-habisan (biaya tak perlu), tapi kami tidak memotong hak-hak masyarakat. Pendidikan tetap, kesehatan tetap,” pungkasnya.

Peluncuran Kartu Huma Betang ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan pemerataan pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat Kalteng tanpa memandang suku, agama, maupun golongan. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng)  memastikan program andalannya, Kartu Huma Betang akan resmi diluncurkan pada tanggal 20 Februari mendatang, bertepatan dengan satu tahun masa kepemimpinannya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran saat menggelar silaturahmi ‎bersama  insan pers yang tergabung dalam PWI, IJTI, AMSI, SPS, AJI, AWPI, IPJI, SPRI, AJV, Pewarna, dan Media Mitra Pemprov Kalteng di halaman Istana Isen Mulang, Sabtu (31/1/26).

“Nanti kami insyaallah launching Kartu Huma Betang ini pada tanggal 20 Februari,” ujarnya di hadapan awak media.

Electronic money exchangers listing

Orang nomor satu di Kalteng ini menjelaskan bahwa Kartu Huma Betang dirancang sebagai solusi komprehensif bagi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Yantengli Diduga Berbohong

Salah satu manfaat utama kartu ini adalah akses kesehatan gratis. Ia pun menegaskan bahwa pemegang kartu ini akan ditanggung biaya pengobatannya, bahkan untuk penyakit berat seperti jantung, stroke, hingga cuci darah, meskipun BPJS Kesehatan mereka tidak aktif.

“Yang berobat di Kalimantan Tengah gratis, cukup KTP atau Kartu Huma Betang. Kami backup mesti (BPJS) tidak ada atau tidak aktif. Paling parah juga ada jantung, stroke, cuci darah, itu nilainya tinggi, tetap gratis,” tambah Agustiar.

Selain kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi prioritas dalam program kartu tersebut. Kartu ini tidak hanya menjamin sekolah dan kuliah gratis, tetapi juga difokuskan pada pendidikan vokasi agar lulusan siap kerja dan tidak menambah angka pengangguran terdidik.

Baca Juga :  1.055 Tekon di Kalteng Mulai Seleksi Wawancara

Gubernur Kalteng tersebut mengakui bahwa saat ini pemprov sedang melakukan efisiensi anggaran yang cukup ketat, termasuk pemangkasan biaya perjalanan dinas dan belanja operasional kantor yang tidak mendesak. Namun, ia menjamin hak-hak masyarakat dan program kesejahteraan tidak akan dipotong.

“Kami pangkas habis-habisan (biaya tak perlu), tapi kami tidak memotong hak-hak masyarakat. Pendidikan tetap, kesehatan tetap,” pungkasnya.

Peluncuran Kartu Huma Betang ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan pemerataan pembangunan bagi seluruh lapisan masyarakat Kalteng tanpa memandang suku, agama, maupun golongan. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru