34.2 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

Gubernur Minta Semua Pihak Bersinergi dalam Pembangunan Food Estate

PALANGKA RAYA – Gubernur Sugianto Sabran pimpin rapat koordinasi membahas pembangunan food estate di Kalteng. Pembahasan Food Estate sebenarnya sudah dibahas dari tahun 2017 dalam rapat dengan Presiden RI Joko Widodo dan kementerian terkait di Istana Negara Jakarta. 

Melalui rilis Humas Pemprov Kalteng, Gubernur Sugianto Sabran dalam rapat tersebut diminta menyampaikan paparan terkait 3 skala prioritas pembangunan nasional. “Kita minta dibangun rel kereta api dari Kabupaten Murung Raya ke Bangkuang, Bangkuang ke Batanjung, dan saat ini proyek rel kereta api sedang berjalan,” kata Gubernur Sugianto Sabran.

Selanjutnya, terkait pembangunan infrastruktur jalan, khususnya ke Pelabuhan Sigintung, Batanjung, dan Bahaur. “Saya ingin Kalimantan Tengah bisa bermartabat, mandiri, dan berdiri dengan kaki sendiri. Dengan adanya Pelabuhan Batanjung, saya ingin arus barang bisa keluar masuk dari pintu gerbang Kalimantan Tengah sendiri,” ucapnya.

Baca Juga :  Tak Patuh Protokol Kesehatan, Jalur Udara Bisa Berbahaya

Mengenai Food Estate, dikatakan Gubernur, pihaknya sudah menyampaikan kepada Presiden bahwa investor sudah datang ke Kalteng, salah satunya dari Uni Emirat Arab untuk kerjasama Hortikultura di lahan seluas  100 ribu hektare (Ha).

Kemudian, gubernur juga meminta kepada Bupati Kapuas dan Bupati Pulang Pisau, agar bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam pelaksanaan proyek ini. Sebab, dua kabupaten tersebut merupakan lokasi pembangunan food estate tersebut. 

“Mari bahu-membahu menyamakan visi misi. Kita ingin bersinergi membentuk tim di mana Bupati Kapuas dan Bupati Pulang Pisau ada di dalamnya. kabupaten dan Provinsi tidak boleh jalan sendiri-sendiri. harus bersinergi, dibuang semua ego, yang ada kepentingan nasional dan kepentingan Kalimantan Tengah karena kita dipilih untuk ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Inilah Penyebab dan Kronologis Kecelakaan Bus Rombongan Jemaah Calon H

PALANGKA RAYA – Gubernur Sugianto Sabran pimpin rapat koordinasi membahas pembangunan food estate di Kalteng. Pembahasan Food Estate sebenarnya sudah dibahas dari tahun 2017 dalam rapat dengan Presiden RI Joko Widodo dan kementerian terkait di Istana Negara Jakarta. 

Melalui rilis Humas Pemprov Kalteng, Gubernur Sugianto Sabran dalam rapat tersebut diminta menyampaikan paparan terkait 3 skala prioritas pembangunan nasional. “Kita minta dibangun rel kereta api dari Kabupaten Murung Raya ke Bangkuang, Bangkuang ke Batanjung, dan saat ini proyek rel kereta api sedang berjalan,” kata Gubernur Sugianto Sabran.

Selanjutnya, terkait pembangunan infrastruktur jalan, khususnya ke Pelabuhan Sigintung, Batanjung, dan Bahaur. “Saya ingin Kalimantan Tengah bisa bermartabat, mandiri, dan berdiri dengan kaki sendiri. Dengan adanya Pelabuhan Batanjung, saya ingin arus barang bisa keluar masuk dari pintu gerbang Kalimantan Tengah sendiri,” ucapnya.

Baca Juga :  Tak Patuh Protokol Kesehatan, Jalur Udara Bisa Berbahaya

Mengenai Food Estate, dikatakan Gubernur, pihaknya sudah menyampaikan kepada Presiden bahwa investor sudah datang ke Kalteng, salah satunya dari Uni Emirat Arab untuk kerjasama Hortikultura di lahan seluas  100 ribu hektare (Ha).

Kemudian, gubernur juga meminta kepada Bupati Kapuas dan Bupati Pulang Pisau, agar bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam pelaksanaan proyek ini. Sebab, dua kabupaten tersebut merupakan lokasi pembangunan food estate tersebut. 

“Mari bahu-membahu menyamakan visi misi. Kita ingin bersinergi membentuk tim di mana Bupati Kapuas dan Bupati Pulang Pisau ada di dalamnya. kabupaten dan Provinsi tidak boleh jalan sendiri-sendiri. harus bersinergi, dibuang semua ego, yang ada kepentingan nasional dan kepentingan Kalimantan Tengah karena kita dipilih untuk ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Inilah Penyebab dan Kronologis Kecelakaan Bus Rombongan Jemaah Calon H

Terpopuler

Artikel Terbaru