alexametrics
23.1 C
Palangkaraya
Sunday, August 14, 2022

Kisah Mereka yang Mengasi Rezeki di Tengah Banjir

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Banjir musiman yang merendam ruas jalan Palangka Raya – Bukit Rawi, ternyata membawa rezeki bagi sekelompok masyarakat lainnya. Khususnya yang memiliki kelotok atau perahu motor kecil.

Jasa kelotok ini menjadi sangat membantu bagi masyarakat yang ingin melalui titik banjir, khususnya pengendara sepeda motor dan penumpang. Meski untuk itu, mereka harus merogoh kocek lebih.

Adi, salah satu pemilik kelotok yang sejak beberapa hari terakhir menyediakan jasa penyeberangan sepeda motor dan orang untuk melalui ruas jalan yang banjir, mengaku bersyukur karena penghasilan yang didapat mampu menjadi tambahan kebutuhan keluarga.

"Alhamdulillah, dalam sehari ada saja rezekinya. Saya mulai pagi narik kelotok hingga malam, bisa saja mendapatkan Rp500 ribu hingga Rp800 ribu kalau ramai. Ini menjadi berkah di tengah banjir bisa memuat motor dan penumpang dengan harga Rp. 70.000," ujarnya kepada prokalteng.co, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga :  Karyawan PT LAK Mengadu ke Dewan

Sementara itu Sahdan yang juga menawarkan jasa pemandu, bagi para pengendara yang melintas agar tidak masuk ke dalam lubang mengatakan, mengaku tidak memasang tarif. Dia mendapat pemberian hanya atas dasar kepedulian pemilik kendaraan.

Meski setiap hari selama berjam-jam berdiri di genangan air, Sahdan mengaku mau melakukan itu lebih karena alasan kepedulian ingin membantu sesama.

"Ya hari-hari berdiri seperti ini, rezeki di kasih pengendara yang lewat ya diterima dengan ikhlas, meski tidak menarif kan yang penting mereka aman di jalan, meski beberapa rupiah pun akan diambil, ada aja rezekinya di dapat sehari walau sedikit kadang Rp8000 hingga 50 ribu kalau ada yang baik ngasih lebih Alhamdulillah diterima," ungkapnya.

Baca Juga :  Hadiah Jalan Sehat Terus Bertambah

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Banjir musiman yang merendam ruas jalan Palangka Raya – Bukit Rawi, ternyata membawa rezeki bagi sekelompok masyarakat lainnya. Khususnya yang memiliki kelotok atau perahu motor kecil.

Jasa kelotok ini menjadi sangat membantu bagi masyarakat yang ingin melalui titik banjir, khususnya pengendara sepeda motor dan penumpang. Meski untuk itu, mereka harus merogoh kocek lebih.

Adi, salah satu pemilik kelotok yang sejak beberapa hari terakhir menyediakan jasa penyeberangan sepeda motor dan orang untuk melalui ruas jalan yang banjir, mengaku bersyukur karena penghasilan yang didapat mampu menjadi tambahan kebutuhan keluarga.

"Alhamdulillah, dalam sehari ada saja rezekinya. Saya mulai pagi narik kelotok hingga malam, bisa saja mendapatkan Rp500 ribu hingga Rp800 ribu kalau ramai. Ini menjadi berkah di tengah banjir bisa memuat motor dan penumpang dengan harga Rp. 70.000," ujarnya kepada prokalteng.co, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga :  CPNS ! 7 Formasi Ini Belum Terisi, akan Dibuka Pada Penerimaan Tahun 2

Sementara itu Sahdan yang juga menawarkan jasa pemandu, bagi para pengendara yang melintas agar tidak masuk ke dalam lubang mengatakan, mengaku tidak memasang tarif. Dia mendapat pemberian hanya atas dasar kepedulian pemilik kendaraan.

Meski setiap hari selama berjam-jam berdiri di genangan air, Sahdan mengaku mau melakukan itu lebih karena alasan kepedulian ingin membantu sesama.

"Ya hari-hari berdiri seperti ini, rezeki di kasih pengendara yang lewat ya diterima dengan ikhlas, meski tidak menarif kan yang penting mereka aman di jalan, meski beberapa rupiah pun akan diambil, ada aja rezekinya di dapat sehari walau sedikit kadang Rp8000 hingga 50 ribu kalau ada yang baik ngasih lebih Alhamdulillah diterima," ungkapnya.

Baca Juga :  KPU Beri 3 Opsi, Mendagri : Sulit Pilkada Dilaksanakan September

Most Read

Artikel Terbaru

/