Komitmen tersebut disampaikan saat dialog bersama serikat buruh, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan, penguatan pengawasan ketenagakerjaan, dan keberpihakan terhadap pekerja lokal.
Program ini menjadi solusi bagi lulusan SMA atau sederajat yang belum melanjutkan pendidikan, sekaligus memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja dan penghasilan di daerah sendiri.
Kepala Disnaker Palangka Raya Amandus Frenaldy menegaskan bahwa sikap terlalu memilih pekerjaan dapat membuat peluang kerja tidak terisi oleh tenaga lokal.
Pemprov Kalteng menegaskan investasi di daerah harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, menyerap tenaga kerja lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Pemprov Kalteng menggelar rapat sinkronisasi plasma, CSR Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, dan Penggunaan Alat Berat, di Aula Disbun Kalteng, Senin (10/11).