Bupati Pulang Pisau menyalurkan bantuan indukan dan benih ikan kepada empat pokdakan guna meningkatkan produktivitas budidaya dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN sebagai strategi menghadapi keterbatasan anggaran, tanpa mengganggu jalannya program pembangunan daerah.
Sebanyak 24 peserta mengikuti seleksi terbuka JPT Pratama di Pemkab Pulang Pisau. Bupati H. Ahmad Rifa’i menegaskan proses ini harus melahirkan kepala dinas yang benar-benar berkualitas.
Pemkab Pulang Pisau mulai menerapkan WFH bagi ASN secara terbatas setiap Rabu sebagai uji coba untuk mendorong efisiensi anggaran, tanpa mengganggu pelayanan publik.
Pemkab Pulang Pisau menilai capaian kinerja tahun 2025 cukup baik, namun mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dievaluasi dan diperbaiki secara berkelanjutan.
Seleksi yang kini memasuki tahap assessment ini menjadi langkah penting dalam menyaring kandidat terbaik untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemkab Pulang Pisau.