Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Palangkaraya menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah pada awal bulan November sudah memasuki musim hujan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan ringan hingga lebat yang diprediksi mengguyur mayoritas kota besar di Indonesia.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca yang berlaku 15-17 November. Peringatan dini itu dikeluarkan terkait adanya Bibit Siklon Tropis TD 17W yang terpantau di Samudra Pasifik utara Papua.
PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Palangkaraya melalui prakirawan Lian Adriani saat dikonfirmasi, Selasa (31/10) menyampaikan bahwa tidak ada gempa bumi susulan.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dr Daryono, melalui BMKG Kota Palangkaraya saat dikonfirmasi media, Senin (30/10), melalui Prakirawan BMKG Kota Palangkaraya, M. Ihsan Mengatakan gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,5 terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur diguncang gempa bumi tektonik, pada pukul 01:21:44 WIB, Senin (30/10).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan turun di sebagian kota besar di Indonesia pada Senin (16/10).
Berdasar paparan info BMKG seperti dilansir dari Antara, untuk wilayah Sumatera, Kota Tanjungpinang, diprediksi hujan dengan intensitas ringan. Waspada hujan petir di Kota Banda Aceh, Pekanbaru, dan Kota Padang, serta hujan lebat di Kota Medan.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangkaraya melaporkan prakiraan cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 30 September hingga 6 Oktober 2023.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangkaraya. Melaporkan prakiraan cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tanggal 23 - 29 September 2023.
Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tjilik Riwut Kota Palangkaraya, Muhamad Ihsan Sidiq mengungkapkan jumlah hotspot di Provinsi Kalteng sebanyak 137 titik. Hal ini sesuai data update pada pukul 15.30 WIB, Sabtu (16/9) sore tadi.