“Saya Tidak Bisa Berjanji Apa-apa!” menjadi kalimat pertama yang langsung mencuri perhatian saat Bernardo Tavares memperkenalkan diri sebagai pelatih baru Persebaya Surabaya.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, berbicara blak-blakan soal profil pemain Indonesia. Pria yang sukses membawa PSM Makassar bangkit itu menyinggung satu realitas yang tak bisa dihindari:
Dukungan Bonek dan Bonita diprediksi akan mengalir deras pada laga kandang melawan Malut United. Stadion Gelora Bung Tomo berpotensi menjadi panggung sambutan bagi Bernardo Tavares.
Rekor ngeri Bernardo Tavares di Liga Indonesia membuat namanya langsung mencuat sebagai kandidat terkuat pelatih baru Persebaya Surabaya. Situasi ini muncul setelah manajemen Green Force
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares akhirnya menyerah. Juru taktik asal Portugal itu memutuskan pamit meninggalkan Juku Eja setelah tak tahan gajinya kerap ditunggak