SALAH satu tantangan berhijab adalah menjaga bentuknya tetap rapi dan tidak meleyot setelah beberapa jam pemakaian.
Apalagi bagi yang aktif beraktivitas di luar rumah, hijab yang awalnya tegak dan cantik bisa berubah turun, longgar, bahkan kusut. Kondisi ini tentu mengganggu penampilan dan rasa percaya diri.
Agar hijab tetap on point dari pagi hingga sore, ada beberapa trik sederhana yang bisa diterapkan. Berikut tips agar hijab anti meleyot dan tetap nyaman dipakai seharian.
Pilih Bahan Hijab yang Tidak Terlalu Licin
Pemilihan bahan sangat berpengaruh pada ketahanan bentuk hijab. Bahan yang terlalu licin seperti satin atau silk cenderung mudah bergeser dan sulit diatur, terutama jika tidak menggunakan banyak peniti atau jarum.
Sebagai alternatif, pilih bahan seperti voal premium, katun, atau polycotton yang memiliki tekstur lebih menggigit sehingga tidak mudah melorot. Bahan yang sedikit bertekstur membantu hijab tetap pada posisinya tanpa harus terlalu sering dirapikan.
Gunakan Inner atau Ciput yang Pas
Inner hijab berfungsi sebagai penahan agar hijab tidak mudah bergeser. Pastikan memilih ciput dengan ukuran yang pas di kepala, tidak terlalu longgar dan tidak terlalu sempit.
Ciput yang terlalu longgar membuat hijab mudah melorot, sedangkan yang terlalu ketat bisa membuat sakit kepala. Pilih bahan yang menyerap keringat agar nyaman digunakan dalam waktu lama dan membantu menjaga hijab tetap rapi.
Setrika atau Steam Sebelum Dipakai
Hijab yang kusut atau terlalu lemas cenderung sulit dibentuk. Menyetrika atau men-steam hijab sebelum dipakai dapat membantu kain lebih tegak dan mudah diatur.
Selain membuat tampilan lebih rapi, kain yang sudah disteam biasanya lebih “patuh” saat dibentuk sehingga tidak cepat meleyot di bagian pipi atau dagu.
Gunakan Jarum atau Peniti Secukupnya
Penggunaan jarum atau peniti dapat membantu mengunci posisi hijab agar tidak mudah berubah bentuk. Namun, hindari penggunaan berlebihan yang justru membuat hijab terlihat kaku.
Pasang jarum di titik-titik strategis seperti bawah dagu atau sisi telinga agar bentuk hijab lebih stabil. Dengan teknik pemasangan yang tepat, hijab akan tetap rapi tanpa terasa berat.
Perhatikan Teknik Pemakaian
Teknik memakai hijab juga menentukan hasil akhirnya. Pastikan bagian atas kepala ditarik sedikit ke belakang agar tidak menumpuk di depan, yang bisa membuat bagian samping cepat turun.
Bentuk bagian pipi dengan rapi dan pastikan lipatan seimbang di kedua sisi. Teknik yang tepat membantu hijab terlihat lebih tegak dan tidak mudah berubah bentuk meski digunakan berjam-jam.
Hindari Terlalu Sering Menyentuh Hijab
Kebiasaan sering memegang atau menarik hijab tanpa sadar bisa membuat bentuknya berubah. Apalagi jika tangan dalam kondisi berkeringat atau berminyak, kain akan lebih mudah melorot.
Usahakan untuk merapikan secukupnya saja dan biarkan hijab tetap pada posisinya. Semakin jarang disentuh, semakin lama bentuknya bisa bertahan. (jpg)


