alexametrics
24.6 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

Hati-hati Konsumsi Vitamin C Berlebihan, Ini Bahayanya

PROKALTENG.CO – Di saat musim pandemi seperti sekarang, dimana ketahanan
imun menjadi hal yang sangat vital. Salah satu upaya masyarakat untuk
meningkatkan imun itu adalah mengonsumsi vitamin C yang dipercaya mampu meningkatkan
imunitas.

Vitamin C adalah vitamin yang
larut di dalam air, dengan salah satu manfaatnya untuk membantu tubuh menyerap
zat besi. Tiap orang perlu mengonsumsi vitamin C secara teratur karena tubuh
tidak dapat memproduksi maupun menyimpan vitamin ini.

Namun tahukah Anda, terlalu banyak
konsumsi vitamin C pun ternyata berdampak negatif terhadap kesehatan. Asupan
suplemen vitamin C yang berlebihan, hanya akan membebani tubuh. Akibatnya dosis
mulai menumpuk dan berpotensi menyebabkan gejala overdosis.

Penting untuk diingat bahwa
kebanyakan orang sebenarnya tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin C, karena
asupan vitamin C dapat dengan mudah didapatkan melalui konsumsi buah-buahan dan
sayuran.

Baca Juga :  Sekolah Dibuka Lagi, Seberapa Rentan Anak Bisa Tertular Covid-19?

Menurut ahli, dosis vitmain C
yang dianjurkan untuk dewasa adalah antara 65 hingga 90 mg, dengan dosis
tertinggi diangka 2000 mg per harinya.

Ketika dikonsumsi dalam dosis
yang berlebihan,  vitamin C dapat
menyebabkan beberapa masalah kesehatan tersendiri. Berikut beberapa di
antaranya:

1. Diare

2. Mual-mual

3. Muntah-muntah

4. Heartburn

5. Keram perut

6. Sakit kepala

7. Insomnia

8. Batu Ginjal

Dikutip dari Alodokter, biasanya efek
samping tersebut akan mereda segera setelah konsumsi vitamin C dihentikan.
Namun perlu diperhatikan, sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi suplemen
vitamin C terlalu banyak di masa kehamilan, dapat menyebabkan sakit perut dan
meningkatkan risiko mengalami kelahiran prematur.

Pada kasus yang sangat jarang
terjadi, vitamin C dalam dosis terlalu tinggi berisiko menyebabkan
hiperoksaluria, yaitu gangguan kesehatan serius saat asam oksalat yang
diekskresikan di dalam urine terlalu banyak sehingga meningkatkan risiko
terjadinya batu ginjal.

Baca Juga :  Waspada, Bayi yang Baru Lahir Rentan Kekurangan Vitamin K

Untuk meminimalkan risiko
kelebihan vitamin C, direkomendasikan untuk mendapatkan asupan vitamin C dari
beragam sayur dan buah dibandingkan dari suplemen vitamin C. Pastikan juga
untuk mengonsumsi minimal satu macam makanan kaya vitamin C setiap harinya,
seperti, jeruk, yuzu, kiwi, atau strawberry.

Meski sebagian besar multivitamin
aman untuk dikonsumsi sesuai dosis pada kemasan, namun untuk mendapatkan
manfaat vitamin C secara maksimal dan menghindari efek sampingnya, maka
sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

PROKALTENG.CO – Di saat musim pandemi seperti sekarang, dimana ketahanan
imun menjadi hal yang sangat vital. Salah satu upaya masyarakat untuk
meningkatkan imun itu adalah mengonsumsi vitamin C yang dipercaya mampu meningkatkan
imunitas.

Vitamin C adalah vitamin yang
larut di dalam air, dengan salah satu manfaatnya untuk membantu tubuh menyerap
zat besi. Tiap orang perlu mengonsumsi vitamin C secara teratur karena tubuh
tidak dapat memproduksi maupun menyimpan vitamin ini.

Namun tahukah Anda, terlalu banyak
konsumsi vitamin C pun ternyata berdampak negatif terhadap kesehatan. Asupan
suplemen vitamin C yang berlebihan, hanya akan membebani tubuh. Akibatnya dosis
mulai menumpuk dan berpotensi menyebabkan gejala overdosis.

Penting untuk diingat bahwa
kebanyakan orang sebenarnya tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin C, karena
asupan vitamin C dapat dengan mudah didapatkan melalui konsumsi buah-buahan dan
sayuran.

Baca Juga :  Khasiat Minum Air Kunyit

Menurut ahli, dosis vitmain C
yang dianjurkan untuk dewasa adalah antara 65 hingga 90 mg, dengan dosis
tertinggi diangka 2000 mg per harinya.

Ketika dikonsumsi dalam dosis
yang berlebihan,  vitamin C dapat
menyebabkan beberapa masalah kesehatan tersendiri. Berikut beberapa di
antaranya:

1. Diare

2. Mual-mual

3. Muntah-muntah

4. Heartburn

5. Keram perut

6. Sakit kepala

7. Insomnia

8. Batu Ginjal

Dikutip dari Alodokter, biasanya efek
samping tersebut akan mereda segera setelah konsumsi vitamin C dihentikan.
Namun perlu diperhatikan, sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi suplemen
vitamin C terlalu banyak di masa kehamilan, dapat menyebabkan sakit perut dan
meningkatkan risiko mengalami kelahiran prematur.

Pada kasus yang sangat jarang
terjadi, vitamin C dalam dosis terlalu tinggi berisiko menyebabkan
hiperoksaluria, yaitu gangguan kesehatan serius saat asam oksalat yang
diekskresikan di dalam urine terlalu banyak sehingga meningkatkan risiko
terjadinya batu ginjal.

Baca Juga :  Tips agar Tak Mudah Terserang Flu

Untuk meminimalkan risiko
kelebihan vitamin C, direkomendasikan untuk mendapatkan asupan vitamin C dari
beragam sayur dan buah dibandingkan dari suplemen vitamin C. Pastikan juga
untuk mengonsumsi minimal satu macam makanan kaya vitamin C setiap harinya,
seperti, jeruk, yuzu, kiwi, atau strawberry.

Meski sebagian besar multivitamin
aman untuk dikonsumsi sesuai dosis pada kemasan, namun untuk mendapatkan
manfaat vitamin C secara maksimal dan menghindari efek sampingnya, maka
sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Most Read

Artikel Terbaru

/